SBY Turun Gunung, Suara Demokrat Tergerus

oleh -
SBY Turun Gunung, Suara Demokrat Tergerus
Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto saat bersama Ketua Umum Gerindran Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Kuningan, Jakarta Selatan. (Derry Ridwansyah/JawaPos.com)

Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) bakal ‘turun gunung’ pada Januari mendatang untuk membantu memenangkan pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Rencana itu tentu membuat koalisi pendukung semakin optimsitis, namun kubu lawan menilai hal itu akan merugikan Partai Demokrat.

Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’ruf Amin, Abdul Kadir Karding mengatakan, sebagai mitra koalisi perlu memang membantu kemenangan capres-cawapres yang diusungnya. Namun menurut Karding, turun gunungnya SBY ini malah membuat elektabilitas Partai Demokrat menjadi anjlok.

“‎Jadi yang saya khawatir memang kemudian adalah maksudnya bekerja keras itu agar elektabilitasnya naik tetapi justru semakin tergerus‎,” ujar Karding saat dihubungi, Selasa (25/12).

Karding menduga penyebab elektabilitas Partai Demokrat tergerus lantaran Gerindra terlalu dominan dalam memainkan narasi-narasi politik di Pilpres ini.‎ Terlebih narasi yang dibangun Gerindra belakangan selalu membuat kontroversi.

Berdasarkan beberapa survei selama ini bahwa peningkatatan suara Gerindra sangat luar biasa. Karena dua pasangan capres-cawapres berasal dari Partai Gerindra. Di sisi lain, elektabilitas partai-partai koalisinya tergerus.

“Ternyata sebagian besar juga dari partai-partai,mengerus partai-partai teman koalisinya yaitu PAN dan Demokrat,” tegasnya.

Sebelumnya, SBY memastikan mempunyai strategi pemenangan Capres Nomor Urut 02 Prabowo Subianto di Pilpres 2019 mendatang. Hal itu ia ungkapkan setelah pertemuan dengan Prabowo. Ia menegaskan pihaknya bersama koalisi Prabowo bakal mulai intensif berkampanye pada Januari hingga April tahun depan.

Sementara itu, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) meyakini Partai Demokrat akan mendongkrak elektabilitas pasangan capres dan cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Direktur Pencapresan PKS, Suhud Alynudin mengatakan, SBY bakal bisa memberikan pengaruh signifikan bagi pasangan nomor urut 02 ini. Mengingat Demokrat punya suara yang cukup besar di Jawa Tengah dan Jawa Timur.

“Peran Pak SBY sangat signifikan untuk menunjang strategi memenangkan persaingan di Jateng dan Jatim. Kami yakin kampanye Pak SBY akan meningkatkan elektabilitas Prabowo-Sandi,” ujar Suhud saat dihubungi, Selasa (25/12).

Oleh sebab itu, dengan SBY turun gunung itu juga bisa mengubah pemilih yang masih galau belum memberikan pilihannya di Pilpres 2019. Mereka akan mendukung Prabowo-Sandi menjadi kepala negara.

“Kami yakin di masa kampanye dan debat capres akan mengubah sikap pemilih yan masih galau atau swing voters untuk menjatuhkan pilihan pada pasangan kami,” katanya.

Kalaupun adanya komentar SBY tidak akan memberikan pengaruh signifikan bagi pasangan Prabowo-Sandi. Maka itu adalah bentuk kepanikan dari pendukung Jokowi-Ma’ruf Amin melihat SBY turun gunung.

“Kami melihatnya justru kubu Pak Jokowi khawatir jika Pak SBY turun mengkampanyekan Prabowo-Sandi. Karena akan semakin mendorong trend kenaikan elektabilitas Prabowo-Sandi,” pungkasnya. (gwn/JPC)