Siapkan Kejutan untuk Bobotoh

oleh -
Komisaris PT PBB Kuswara S Taryono memberikan keterangan kepada wartawan, Minggu (23/12). IST

BANDUNG – Manajemen PT Persib Bandung Bermartabat (PT PBB) menyiapkan kejutan bersama Miljan Radovic untuk nama pemain baru musim 2019.

Komisaris PT PBB Kuswara S Taryono menuturkan sudah membicarakan terkait pemain incarannya. Namun dia belum mau terbuka lebih lanjut. “Pokoknya pemain yang kita harapkan terbaik di posisinya,” ujar Kuswara.

Saat disinggung akan mendatangkan pemain kaliber dunia, Kuswara tidak menampik dan juga mengiyakan. “Saya belum bisa bilang. Tunggu saja tanggalnya,” katanya.

Yang jelas kata dia, Radovic sudah punya gambaran siapa yang akan bergabung, bertahan dan hengkang untuk musim depan. “Miljan sudah punya gambaran siapa pemain untuk musim depan,” katanya.

Sebelumnya, beban berat menanti Miljan Radovic setelah ditunjuk sebagai pelatih Persib Bandung. Radovic mendapat target juara Piala Indonesia dan Liga 1 2019.

Pria berkebangsaan Montenegro itu menggantikan Roberto Carlos Mario Gomez yang didepak usai Liga 1 2018. Maung Bandung pun menaruh harapan besar kepada Radovic.

Gagal berprestasi di Liga 1 2018, fokus Persib beralih ke Piala Indonesia. Saat ini, Persib lolos ke 32 besar setelah mengalahkan lawannya PSCS Cilacap dengan skor 1 – 0.

“Dia (Radovic) sudah bisa berjalan menjalankan tugas sebagai pelatih (Piala Indonesia),” kata Komisaris PT PBB, Kuswara S. Taryono, kepada wartawan di Graha Persib, Jalan Sulanjana, Kota Bandung, Jumat (21/12).

Kuswara menuturkan Persib punya harapan besar kepada Radovic. Maung Bandung menargetkan juara di Piala Indonesia dan Liga 1 2019. “Pokoknya kita percayakan saja sepenuhnya ke Radovic. Manajemen tetap menargetkan juara baik itu di piala indonesia, maupun di liga musim depan,” ujar dia.

Disinggung mengenai materi pemain musim depan, manajemen menyerahkan sepenuhnya kepada Radovic. Manajemen menunggu draf pemain yang akan dipertahan dan direkrut untuk musim depan. “Paling tidak diharapkan pemain itu sudah ada drafnya (sebelum Piala Indonesia). Kita serahkan sepenuhnya kepada pelatih urusan pemain dan staf,” kata Kuswara.

Sementara itu, Viking Persib Club (VPC) menyambut hangat keputusan manajemen PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) yang menunjuk Miljan Radovic sebagai pelatih kepala.

Dirigen Viking, Yana Umar, menengapresiasi kinerja manajemen dalam penunjukan itu karena menurutnya tak mudah mencari pelatih untuk Persib Bandung.

“Keputusan ini sudah menjadi kebijakan manajemen. Sebagai bobotoh, saya harus mengikutinya,” ujar Yana di Viking Original Merchandise (VOM), Jalan Ahmad Yani, Kota Bandung, Jumat (21/12).

Namun demikian, Yana menyadari Miljan belum memiliki pengalaman dalam menangani tim. Setelah sukses mengantongi lisensi kepelatihan UEFA A, Miljan memilih mengawali kariernya sebagai asisten pelatih di liga utama Montenegro, OFK Grbalj.

Pria asal Montenegro ini kemudian mencoba peruntungannya di India. Ia menjabat sebagai pelatih DSK Shivajians FC U-18. Bersama DSK Shivajians FC U-18, Miljan Radovic mampu mencatatkan rekor empat kemenangan beruntun di laga awalnya.

“Tapi Miljan sudah tahu atmosfer sepak bola Indonesia karena dia pernah main disini. Soal melatih, mudah-mudahan bisa. Kita lihat saja kalau misalkan dalam meramu timnya bagus atau tidak. Mudah-mudahan saja bisa membawa Persib Bandung ke papan atas. Jangan dulu menjadi juara, nanti ada yang menuduh settingan,” katanya.

Senada dengan Yana, Ketua Harian Viking, Rudi Boseng berharap Miljan bisa membuktikan kualitasnya dan mampu mengangkat nama Persib Bandung. “Kemarin saat Mario Gomez datang, kami juga ragu. Ditambah lagi materi pemain yang seperti itu. Tapi hasilnya Persib bisa melampaui target,” ucap Boseng.

Demikian juga Ketua Umum Viking Girls, Triana Pudjiastuti, membenarkan kehadiran Mario Gomez pada musim 2018 harus dijadikan contoh supaya tak meremehkan kualitas seorang pelatih.

“Kita lihat Mario Gomez saat di Piala Presiden. Dia masih meraba-raba atmosfer sepak bola Indonesia. Hasilnya memang kurang memuaskan. Tapi di liga, dia bisa menunjukkan dan membawa Persib di peringkat keempat,” pungkas Bunda Anna sapaan akrabnya. (pra)