Giring Nidji Ingin Pendidikan Berkualitas Tinggi dan Disegani

oleh -

POJOKBANDUNG.id, BANDUNG –┬áKegiatan kampanye yang dilakukan oleh Giring Ganesha kali ini mempunyai nuansa yang berbeda dibandingkan dengan caleg-caleg lainnya.

Penyampaian Giring yang mudah dipahami oleh masyarakat membuat masyarakat jatuh hati dan sekaligus tertarik kepada caleg nomor urut 1 dari PSI Dapil Jabar 1.

Kegaiatan yang digelar pada hari Jumat, 5 April ini seolah menjadi sejarah baru bagi warga Bandung dan Cimahi.

Pasalnya, dalam kegiatan kampanye ini Giring memberikan angin segar bagi politik hari ini.

Dalam pemaparannya, Giring dengan penuh semangat memberikan pengertian bahwa politik haruslah mendidik seutuhnya untuk perubahan ke arah demokrasi yang lebih baik.

“Edukasi politik adalah syarat awal untuk menuntukan kualitas demokrasi”, pungkas exs vokalis Nidji.

Sebagaimana yang diketahui oleh publik bahwa Giring adalah sosok musisi yang mempunyai jiwa sosial tinggi. Dengan modal inilah Giring memberanikan diri berpindah haluan dari musisi menjadi politisi.

“Modal sosial adalah kunci, ini alasan saya turun ke politik. Selain itu, saya benci korupsi dan mengharuskan saya turun tangan untuk membasminya,” tegasnya

Selain jiwa sosial yang tinggi, giring juga mempunyai kepekaan yang sangat peduli terhadap dunia pendidikan. Bagi Giring Pendidikan adalah syarat utama untuk maju atau mundurnya sebuah bangsa.

“Pendidikan adalah syarat utama, paling mendasar! Dengan pendidikan sebuah bangsa bisa menjadi berkualitas tinggi dan disegani, sehingga pendidikan sangat penting untuk terus diperhatikan dan diperbaiki,” paparnya sambil orasi.

Cita cita luhur Giring adalah bagaimana masyarakat semuanya, khususnya Bandung dan Cimahi dapat mendapatkan pendidikan yang berkualitas dan sejajar. Mimpi terbesar Giring sebagai calon anggota DPR RI dari partai PSI agar bisa duduk di Komisi X (sepuluh) yang membidangi salah satunya pendidikan.

“Jika terpilih nanti, saya akan masuk ke Komisi X yang membidang salah satunya pendidikan. Dengan demikian saya bisa memberikan konsep dan merancang undang undang yang pro terhadap pendidikan,” tutupnya ke awak media.

(ymi)