Komitmen Tekan Angka Pengangguran

oleh -
angka
LAMAR PEKERJAAN: Sejumlah pelamar kerja sedang menyelesaikan berkas surat lamaran saat Bursa Tenaga kerja di BIP, Kota Bandung, Selasa (25/6/2019). (foto: TAOFIK ACHMAD HIDAYAT/RADAR BANDUNG )

RADARBANDUNG.id, BANDUNG – Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus berupaya memerangi dan menekan angka pengangguran. Salah satunya dengan mendorong terciptanya lapangan kerja padat karya.

“Ada cara lain yakni meningkatkan daya saing pariwisata, lingkungan bisnis wisata, tata kelola dan infrastruktur pariwisata Kota Bandung yang baik,” ucap Yana usai menghadiri rapat koordinasi Lembaga Kerjasama Tripartit Kota Bandung dan Dewan Pengupahan Kota Bandung di Grandia Hotel Jalan Cihampelas, Selasa (16/7/2019).

Kata dia, Per tahun 2017 angka pengangguran di Kota Bandung sebesar 8,04 persen. Sementara itu, pada 2015 angka pengangguran mencapai 9,05 persen.
Meski angka pengangguran menurun, Yana berkomitmen akan terus menekannya agar terciptanya kemakmuran bagi masyarakat Kota Bandung.

Di sisi lain, Yana berterima kasih kepada Lembaga Kerja Sama Tripartit Kota Bandung dan Dewan Pengupahan Kota Bandung. Menurut Yana, kedua lembaga ini memiliki peran penting pembangunan Kota Bandung. Khususnya dalam akselerasi ketenagakerjaan di Kota Bandung.

“Mari kita sama-sama berkontribusi dalam upaya akselerasi sektor ketenagakerjaan di Kota Bandung. Sehingga bukan hanya UMK-nya saja yang naik, tetapi angka penganggurannya bisa terus diturunkan,” ajak Yana.

Senada, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Bandung, Arief Syaifudin mengatakan, pengangguran harus terus ditekan jumlahnya.

“Saya berharap Kota Bandung terus kondusif. Kondusif di sini artinya harus tercipta kesejahteraan antara pekerja dan pengusaha. Karena dua unsur ini tidak bisa dipisahkan,” pungkasnya.

(arh/net)