25 Calon Kades Tandatangani Fakta Integritas

oleh -

RADARBANDUNG.id, IBUN – Para calon kepala desa dari delapan desa yang akan melaksanakan Pilkades  Serentak di Kecamatan Ibun, melaksanakan penandatangan fakta integritas dalam rangka menciptakan pilkades yang aman lancar dan damai. Kegiatan tersebut dilaksanakan di gedung serbaguna Desa Ibun, Rabu (14/8/2019).

Dalam kegiatan tersebut dihadiri Forum komunikasi pimpinan kecamatan (Forkopimcam) Ibun yaitu camat Ibun Adjat Sudrajat, Danramil Paseh Ibun Kapten Inf Asep Sukandar, Kapolsek Ibun Iptu Carsono, Sekcam Ibun Deden Zaenal Arifin, para Kasi Kecamatan dan staf, ketua /anggota BPD dari delapan desa, Panitia Pilkades dari delapan desa, Panwas Desa yang terdiri Babinkamtibmas, Babinsa serta unsur desa dari delapan desa.

Kasi pemerintahan Kecamatan Ibun, H. Dindin, mengatakan, dalam Pilkades Serentak gelombang ketiga tahun 2019 ada 25 calon kepala desa dari delapan desa. ”Para calon kades tersebut adalah ; Desa Ibun yaitu H. Undang Sumarna dan Deni Buldani. Desa Dukuh yaitu Yanto Erawanto dan Endep Kamal. Desa Talun yaitu Euis Tuti, Tarjoyo dan Ubed Rukanda. Desa Pangguh yaitu Kuswanda, Ai Hayati, Lalan Gunalan, S.Pd. dan Yayan Sopian. Desa Lampegan yaitu Dedi Darsana, Sutar, Ali Anwar, dan Oded Sutedi, S.Pd. Desa Mekarwangi yaitu H. Endut Suratman dan Wiwi Widaningsih. Desa Tanggulun yaitu Tata Taryana, Jajang Suryana, Efhi Riswanto, H. Asep Noviawan, dan Deni Hendrayana, S.Pd . Desa Cibeet yaitu Jumhaya, S.Pd, Endang Nurdin Permana, dan Ade Wahlin Suhendar,” kata Dindin..

Sementara itu Camat Ibun, Adjat Sudrajat mengingatkan kepada para calon kepala desa untuk segera menyelesaikan administrasi dalam pencalonan untuk menghindari potensi gugatan di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).

Lebih lanjut Adjat mengingatkan kepada Panitia Pilkades untuk memahami tugas dan fungsi kewenangan panitia. Tidak itu saja , Ia juga mengingatkan panitia untuk memperhatikan administrasi tahapan pilkades.

“Evaluasi administrasi pilkades dari sekarang untuk menghindari PTUN. Itu kewajiban panitia pilkades. Jangan sampai ada celah-celah untuk di PTUN-kan,” tegasnya.

Camat Ibun juga meminta Panwas untuk mengedepankan musyawarah jika terjadi persoalan di lapangan. Panwas pun harus menjalin komunikasi dengan sejumlah pihak.

Sementara itu, Kapolsek Ibun Iptu Carsono berharap pilkades di Kecamatan Ibun bisa berjalan dengan aman lancar damai dan kondusif. Kerawanan konflik pada pilkades, di antaranya terjadi intimidasi, konflik antar pendukung , black campaign (kampanye hitam), dan money politik.

”Saya ingatkan untuk tidak melakukan kampanye hitam melalui media sosial. Mengingat saat ini ada patroli cyber yang mengawasi media sosial. Dalam pilkades, TNI dan Polri bersikap netral,” pungkasnya.

(den)