Sekap Korban, Gondol Rp 385 Juta

oleh -
pencurian
MEMPERLIHATKAN: Kasatreskrim AKP Yohannes Reshoi Sigiro saat melihat senjat tajam yang digunakan pelaku saat melakukan kejahatan di Mapolres Cimahi, Rabu (4/9/2019). Foto : ( TAUFIK ACHMAD HIDAYAT/ RADAR BANDUNG )

RADARBANDUNG.id, GUNUNGHALU – Empat orang kawanan pelaku pencurian dengan kekerasan (curas) dan pencurian dengan pemberatan (curat) dibekuk jajaran anggota Satreskrim Polres Cimahi.

“Para pelaku tersebut melakukan pencurian di rumah milik Ayep (39), di Kampung Paojan, RT 01/16, Desa Cilangari, Kecamatan Gununghalu, Kabupaten Bandung Barat, pada tanggal 12 Juli,” jelas Kasatreskrim¬†Polres Cimahi, AKP Yohannes Redhoi Sigiro¬†saat ditemui di Mapolres Cimahi, Rabu (4/9/2019).

Saat melakukan aksinya, kata Yohannes, pelaku berinisial YS, DD, YP, dan MR ini menyekap korban sambil mengancam akan melakukan kekerasan dengan senjata tajam.

“Mereka terlebih dahulu membongkar pintu rumah lalu masuk. Ada tujuh orang di dalam rumah, empat orang dewasa, dan tiga orang anak-anak. Yang disekap hanya yang dewasanya saja,” ujar Yohannes.

Keempat korban, diantaranya Ayep, Nengneng, Sinta Aulia, dan Idah, disekap dengan cara diikat menggunakan tali sepatu, kerudung, dan sarung yang ditemukan pelaku dari kamar di dalam rumah.

Setelah korban tak berkutik karena ada yang juga dipukul oleh senjata tajam milik pelaku, para pelaku kemudian berkeliling ke semua bagian rumah untuk mengambil barang berharga berupa uang, emas, ponsel, dan barang berharga lainnya.

“Total barang korban yang bisa mereka ambil bernilai sekitar Rp 385 juta yang hasilnya dibagi empat antar pelaku,” katanya.

Barang bukti yang diamankan pihak kepolisian diantaranya mobil sedang yang dibeli pelaku dari hasil kejahatan, ponsel, serta senjata tajam yang digunakan untuk mengancam korban.

Dari empat pelaku tersebut, dua orang pelaku diamankan di wilayah Kabupaten Bandung Barat, sedangkan dua pelaku lainnya diamankan di wilayah Kabupaten Cianjur.

“Pelaku di Cianjur diamankan oleh Tim Resmob Polres Cimahi dan anggota Polsek Gunung Halu,” tegasnya.

DD, salah seorang pelaku, mengaku sempat menempelkan senjata tajam yang dibawanya untuk melakukan aksi pencurian itu ke leher korban.

“Sempat saya pukulkan ke kepala korban tiga kali. Setelah itu teman-teman saya ambil semua barang berharga. Hasilnya dibagi empat, saya pakai untuk kebutuhan sehari-hari,” tandasnya.

(bie)