Bandung Menjungjung Tinggi Toleransi

oleh -
Bandung Menjungjung Tinggi Toleransi
PARADE BUDAYA: Sejumlah peserta Parade Lintas Budaya menampilkan devile dari beberapa komunitas, kewilayahan, komunitas, suku dan lintas agama, Sabtu (15/2). MURWANI ROKHAYATI/ RADAR BANDUNG

RADARBANDUNG.id, BANDUNG – Pemerintah Kota Bandung menggelar parade lintas kebudayaan, Sabtu (15/2). Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai wujud persataun dan kesatuan serta membuktikan Kota Bandung Rumah Bersama.

“Ini idenya orang Bandung sangat luar biasa. Ingin memberikan pesan kepada dunia bahwa Kota Bandung adalah rumah bersama,” ujar Walikota Bandung, Oded M Danial, beberapa waktu lalu.

Parade yang menampilkan berbagai kebudayaan dan perwakilan berbagai agama ini, diharapkan bisa membuktikan bahwa Kota Bandung merupakan rumah untuk semua suku, agama, etnis dan komunitas.

“Saya sangat gembira acara ini bisa diselenggarakan, karena bisa menghadirkan enam ribu orang peserta, bukan hanya dari dalam negeri, tapi juga dari luar negeri,” papar Oded.

“Ada perwakilan dari beberapa negara seperti Jepang, Swiss, Norwegia, Korea, Amerika Selatan dan beberapa negara lainnya. Alhamdulillah dengan menyebarluaskan di media sosial, kita mendapat sambutan positif dari masyarakat luar negeri,” sambungnya.

Oded berharap acara  ini bisa menepis anggapan bahwa Bandung adalah kota intoleransi. Ia juga menegaskan, bahwa dirinya merupakan wali kota untuk semua warga Kota Bandung.

“Tidak ada intoleransi di Kota Bandung, warga Kota Bandung semua guyub. Semua menjunjung toleransi. Mang Oded ini, bapak untuk seluruh warga Kota Bandung. Bukan untuk umat islam saja, melainkan seluruh umat,” jelasnya.

Berdasarkan pantauan, parade ini menampilkan devile dari beberapa komunitas, kewilayahan, komunitas, suku dan beberapa agama.

Para devile menampilkan kesenian masing-masing di hadapan para tamu VIP,  seperti Wali Kota Bandung, Oded M.Danial  berserta Istri, Sekda Kota Bandung Ema Sumarna, beserta Istri Kolonel Infantri M. Herry Subagyo (Dandim 0618/BS Kota Bandung), Kombes Pol. Irman Sugema (Kapolrestabes Kota Bandung), Nurizal Nurdin (Kajari Kota Bandung) Edson Muhammad (Ketua PN Kota Bandung)KH. Prof. DR. Miftah Farid (Ketua MUI Kota Bandung), DR. H. Ahmad Suherman ( FKUB Kota Bandung), DR. H. Yusuf Umar (Kepala Kemenag Kota Bandung), H. E. A. Ferdi Ligaswara ( Kepala Kesbangpol Kota Bandung).

Ditemui terpisah, Romo Agustinus Sugiharto dari Gereja Odilia, Cicadas, Kota Bandung menyampaikan apresiasinya kepada Pemkot Bandung yang menggelar Parade Lintas Kebudayaan dengan Tema Kota Bandung Rumah Bersama.

“Kesan saya pribadi dengan terselenggaranya acara ini adalah, sangat luar biasa,” ujar Agustinus.

Mengutip sambutan Wali Kota Bandung Oded M.Danial yang mengatakan, dirinya adalah Bapak dari seluruh warga Kota Bandung, sangat disambut baik oleh Agustinus.

“Dengan pernyataan ini, Pak Wali juga menyatakan, bahwa jika kami, para pemuka agama mengalami kesulitan, maka dipersilahkan untuk datang kepadanya dan berdialog, untuk mencari jalan keluarnya,” katanya.

Terkait isu-isu intoleransi keagamaan, Agustinus mengatakan, keuskupan selalu menghimbau kepada umatnya, jika ada kejadian di luar Bandung yang terkait isu SARA, maka jangan mudah terprovokasi.

“Kami selalu menghimbau kepada umat agar tidak mudah terprovokasi jika ada kejadian di luar kota. Saya rasa, setiap agama juga menyerukan hal serupa kepada umatnya,” pungkasnya.

(mur)

Tentang Penulis: FES

Gambar Gravatar
Professional player, the news media team at Digital Radar Bandung, Jawa Pos group. ▪ Also part of the Team in Pojoksatu Bandung from Radar Bogor.