13.234 Hektare Sawah Terancam Gagal Panen

oleh -
Sawah Gagal Panen
TERENDAM BANJIR: Seorang petani sedang membersihkan area sawah yang terendam air akibat banjir.

RADARBANDUNG.id, BANDUNG – Belasan ribu hektare sawah di beberapa kabupaten di Jawa Barat terancam puso lantaran terendam banjir. Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Holtikultura Jawa Barat, Hendy Jatnika mengatakan, berdasarkan data terbaru per Rabu (26/2), sejumlah luasan sawah terkena dampak banjir.

“Pantauan bencana alam banjir di 17 kabupaten dari total 166.715 hektare lahan sawah, sebanyak 13.234 hektare sudah terkena banjir. Catatan kami, dari sekian yang terdampak sebanyak 391 hektare sawah alami puso,” katanya, Kamis (27/2).

Hendy merinci puso terjadi di daerah Kabupaten Bandung seluas 70 hektare, lalu Kabupaten Bogor 311 hektare, Subang 5 hektare dan Majalengka 2 hektare.

Lahan yang terkena banjir paling banyak tercatat berada di Kabupaten Cirebon 3.917 hektare, kemudian Subang 3.051 hektare, lalu Bekasi seluas 2.567 hektare dan Karawang 1.522 hektare.

Ia mengaku, jika banjir tidak surut di daerah terdampak tersebut dalam tiga hari tidak segera surut maka bisa menyebabkan kerusakan padi dan puso.

“Yang dikhawatirkan apabila tidak surut dalam tiga hari tanaman padi akan rusak dan puso,” katanya.

Hendy memastikan, pihaknya masih menerjunkan petugas penyuluh pertanian lapangan dan Petugas Pengamat Organisme Pengganggu Tumbuhan (POPT) untuk terus mendata luasan yang terkena banjir.

“Apabila memungkinan dinas provinsi dan kabupaten akan membantu petani dalam pengadaan benih padi untuk tanam ulang,” pungkasnya.

(arh/bbs)