OYO Segera Kembangkan Bisnis Properti di Jawa Barat

oleh -

RADARBANDUNG.id, BANDUNG – OYO, salah satu startup properti di Indonesia coba lakukan terobosan di bidang properti. Rencananya, OYO akan menggarap bisnis properti rumah kos (rukos) menjadi penginapan yang nyaman serta punya daya jual tinggi dengan kualitas berstandar internasional.

Head of Bussiness Development OYO, Edward Hilman mengatakan bahwa proyek pertama ini mereka bekerjasama dengan Galuh Mas Property yang berlokasi di Kota Karawang. “Ini adalah proyek pertama, nantinya akan diduplikasikan ke kawasan lain di Jabar,” katanya dalam Property Owner Bussiness Insight, belum lama ini.

Katanya, kedepan OYO dan Galuh Mas Property akan mengembangkan rukos menjadi sebuah penginapan yang nyaman dan berskala internasional. Sehingga wisatawan yang datang ke Jabar merasa nyaman untuk berlama-lama di sini.

Edward menerangkan, kebutuhan kamar atau penginapan di Jabar sangat tinggi dan terbagi atas dua kelas. Pertama, kebutuhan bisnis dan leisure. Dia menjabarkan kota-kota seperti Karawang dan Cirebon adalah daerah transit untuk pebisnis datang. Kemudian, kota-kota favorit untuk berlibur seperti Pangandaran, Pelabuhan Ratu dan Garut Selatan, juga potensi bisnisnya sangat tinggi.

“Kita melihat kebutuhan kamar sangat banyak. Menggandeng Galuh Mas Property semoga kedepannya pelancong bisa nyaman ketika datang ke Jabar,” imbuhnya.

Menurut Edward, sesuai keinginan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, kawasan Jabar akan terus dikembangkan untuk memiliki destinasi wisata berskala internasional. Pasalnya, sejauh ini sektor pariwisata tidak dipungkiri masih jadi primadona yang mendulang pemasukan anggaran daerah yang besar.

“Ini (pengembangan sektor pariwisata) sejalan dengan apa yang sedang kami lakukan,” sambungnya. Ia melanjutkan, keinginan OYO melakukan terobosan dalam bidang properti ini karena Jabar dianggap masih kurang punya penginapan yang layak, terlebih memiliki standar berskala internasional.

Sementara sektor pariwisata akan tumbuh pesat manakala sektor-sektor penunjangnya juga ikut dikembangkan. Termasuk dalam hal penginapan.

(fid)