Single ‘Biru’ Pertegas Eksistensi Band Asal Bandung Deoxide

oleh -
Personel Deoxide

RADARBANDUNG.id, BANDUNG- Selama sepuluh tahun berkarir di industri musik alternatif rock, grup band asal Bandung, Deoxide mampu bertahan di tengah persaingan.

Memantapkan diri sebagai salah satu grup band emo, di awal tahun 2020, Deoxide merilis single dengan judul ‘Biru’.

Grup band yang beranggotakan Bisma (vocal), Adis (gitar dan vocal), Wendo (bass dan vocal), Brian (gitar) dan Kevin (drum) ini terus mengeksplorasi musik sampai akhirnya merilis single ‘Biru’. Lagu ini jadi sebuah pijakan baru untuk mereka segera meluncurkan album.

Gitaris Deoxide, Adistia Pratayangsha menjelaskan, single baru ini adalah awal dari album Deoxide. Single yang telah diluncurkan pada tanggal awal Maret ini menceritakan tentang perjalan seseorang dalam meninggalkan suatu hal negatif yang menghambat dirinya untuk menemukan jati diri.

“Secara singkat, Biru adalah sebuah langkah awal seseorang untuk move on dari masa lalunya menuju hal baru dan tentunya lebih fresh dan baik lagi,” ujar Adis di Bandung.

Single tersebut, menurut Adis, bisa disimpulkan bahwa, ‘Biru’ adalah bentuk proses berkarya dirinya dan kawan kawan yang terus berevolusi dan mencerminkan salah satu momen proses kehidupan individual dirinya.

“Deoxide kan berdiri dari tahun 2005 dan kita juga terus berkarya selama ini, jadi single biru ini juga menggambarkan proses kita dalam bermusik,” tuturnya.

Adis menambahkan, proses pembuatan single ini dan beberapa nomor lain untuk album mereka dilakukan di dua studio sekaligus. Sedangkan proses rekaman atau tracking, mixing dan mastering dilakukan sejak Februari 2018.

“Dua studio sekaligus ya di Red Studio dan Alfa Four Studio sama di bantu temen-temen Omegawave dari tahun 2018, karena lumayan buat hasil yang maksimal supaya kualitas musik kami,” katanya. (fid/b/radarbandung.id)