Anggota DPRD Kota Bandung Batal ke Jakarta Gegara Corona

oleh -
Ilustrasi

RADARBANDUNG.id, BANDUNG- Aktifitas di internal DPRD Kota Bandung masih berjalan seperti biasa di tengah mewabahnya virus corona.

Ketua DPRD Kota Bandung Tedy Rusmawan mengutarakan, masih memungkinkan gelaran rapat-rapat yang tidak melibatkan banyak orang dan audiensi yang tidak lebih dari 10 orang.

Selain itu, Tedy menyampaikan jika DPRD juga masih memungkinkan untuk menerima kunjungan dari luar daerah.

Baca Juga: Kata Oded, PNS Kota Bandung Sekarang Belum Perlu Nggak Ngantor

Apalagi, jika kunjungan kerja tersebut datang dari daerah yang jauh sehingga tak memungkinkan dilakukan pembatalan secara mendadak.

Hanya saja, untuk perjalanan ke luar kota seperti konsultasi dengan Pemerintah Pusat, diakui Tedy, tidak bisa dilakukan sementara waktu.

Waspada Corona, Oded Minta Warga Bandung Kurangi Jalan-jalan

“Seharusnya hari Senin ini kita ke Kementerian PUPR dan ada beberapa konsultasi lainnya. Tapi tidak bisa dilakukan karena mereka juga tidak menerima tamu,” kata Tedy, kepada wartawan, Senin (16/3/2020).

Ia menyebutkan, maksud para anggota Dewan ke Jakarta adalah untuk menemui pejabat Pusat terkait beberapa Raperda yang kini tengah dibahas.

Meski konsultasi dengan pemerintah Pusat tertunda, Tedy mengaku, tidak ada agenda pembahasan dan pengesahan Perda yang tertunda. Karenanya, Tedy akan segera melakukan pembicaraan dengan para ketua Pansus yang sekarang tengah membahas Raperda.

“Semoga semua sesuai dengan jadwal yang sudah kami tentukan,” harapnya.

(mur/radarbandung.id)