Bawaslu Kabupaten Bandung Persilahkan KPU Gugat ke PTUN

oleh -
Bawaslu Kabupaten Bandung Persilahkan KPU Gugat ke PTUN
ILUSTRASI : Bawaslu Kabupaten Bandung persilahkan KPU untuk mengajukan banding/gugatan ke PTUN jika keberatan dengan putusan sidang sengketa balon independen Lili-Wida. (Fikriya Zulfah/Radar Bandung)

RADARBANDUNG.id, SOREANG – Bawaslu Kabupaten Bandung persilahkan KPU untuk mengajukan banding/gugatan ke PTUN jika keberatan dengan putusan sidang sengketa balon independen Lili-Wida.

Ketua sekaligus Koordinator Divisi Penyelesaian Sengketa Bawaslu Kabupaten Bandung, Januar Solehuddin menegaskan bahwa tidak ada pilihan bagi KPU Kabupaten Bandung, kecuali membatalkan BA.1-KWK perseorangan yang dikeluarkan pada 24 Februari 2020 oleh KPU Kabupaten Bandung, selambat-lambatnya tiga hari kerja sejak sidang putusan sengketa bacalon independen dengan KPU dibacakan.

Baca Juga: Jabar Sudah Siapkan Infrastruktur Pemusnah Limbah Medis Corona

“Apabila para pihak (baik pemohon dan termohon) keberatan dengan putusan ini, bisa mengajukan Banding/gugatan ke PTUN,” kata Januar di Soreang, Senin (16/3).

Berdasarkan fakta persidangan bahwa termohon tidak melakukan pengecekan terhadap dokumen dukungan pemohon. Yakni dengan cara menghitung jumlah dokumen dukungan asli berupa formulir model B.1-KWK perseorangan, menghitung persebaran dukungan yang tercantum dalam model B.1.1.-KWK perseorangan, dan mengecek kesesuaian jumlah dukungan dan persebaran yang tercantum dalam formulir model B.2-KWK perseorangan dengan pemenuhan syarat jumlah dukungan dan sebaran.

“Sehingga termohon tidak berkewajiban untuk menuangkan pada BA.1-KWK perseorangan,” jelas Januar.

Menurut Januar, BA.1-KWK yang dikeluarkan KPU menyalahi prosedur lantaran sebagaimana diatur dalam pasal 17 A ayat 2 PKPU 18/2019 tentang perubahan kedua atas PKPU No 3/2017 tentang Pencalonan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, Walikota dan Wakil Walikota.

Baca Juga: Antisipasi Panic Buying, Belanja tak Wajar akan Dibatasi

“Dalam hal sampai dengan akhir masa penyerahan dan setelah dilakukan pengecekan terhadap jumlah dan sebaran dukungan bapaslon, dokumen dukungan bapaslon tidak memenuhi syarat dukungan KPU/KIP Aceh atau KPU/KIP Kabupaten/kota memberikan BA.1-KWK perseorangan,” tutur Januar.

Sebelumnya diberitakan, bakal pasangan calon Bupati/Wakil Bupati Bandung dari jalur perseorangan Lili Muslihat dan Wida Hendrawati mengadukan keputusan KPU Kabupaten Bandung ke Bawaslu Kabupaten Bandung. Pengaduan yang disampaikan ke Bawaslu Kanupaten Bandung yaitu mereka dianggap tidak memenuhi syarat sebagai bakal pasangan calon tanpa memberi kesempatan untuk menyerahkan seluruh persyaratan dukungan.