DPRD Usulkan Lockdown Diberlakukan di Jawa Barat

oleh -
Ilustrasi

RADARBANDUNG.id, BANDUNG – Pemprov Jawa Barat memeroleh usulan dari DPRD untuk melakukan lockdown di beberapa kabupaten dan kota di Jabar.

Gubernur Ridwan Kamil mengaku ia memeroleh usulan tersebut dalam rapat bersama DPRD Jabar, Kamis (26/3/2020).

Ia pun akan mendiskusikan usul tersebut ke pemerintah Pusat. Diketahui, sebanyak 78 orang di Jabar terpapar COVID-19 hingga hari ini.

Baca Juga: Akankah Ridwan Kamil Ambil Opsi Lockdown di Jabar Akibat Virus Corona? 

Ridwan Kamil Pastikan Jabar Belum Perlu Lockdown, Ini Alasannya

“Tadi Dewan mengusulkan lockdown di beberapa kota dan kabupaten, tapi sedang didiskusikan dengan pemerintah Pusat apakah masukan-masukan bisa dipertimbangkan,” kata Ridwan Kamil.

Usul DPRD itu, kata Ridwan Kamil, didasari fenomena maraknya orang Jakarta yang mudik ke berbagai wilayah di Jabar, itu mengakibatkan lonjakan jumlah orang dalam pemantauan (ODP), seperti salah satunya di Kab. Sumedang.

Baca Juga: Cukup Telepon, Pertamina Akan Antar BBM dan LPG ke Rumah Pelanggan di Bandung

Ridwan Kamil Minta Perantau Asal Jabar di Jakarta Jangan Pulkam Dulu

“Jadi, persoalan hari ini melonjaknya ODP karena orang-orang yang harusnya tinggal di Jakarta mempergunakan tak kerja malah pulang ke daerahnya seperti mudik. Ini jadi kendala besar sehingga kita perlu lakukan tindakan yang lebih preventif,” urainya.

Ketua DPRD Jabar Taufik Hidayat membenarkan usul itu. Menurutnya, marak warga Jakarta yang pulang kampung ke Jabar saat seharusnya mereka dalam 14 hari berdiam diri di rumah. Seperti juga, sebut dia, ke wilayah Cirebon.

“Pantura katanya tadi, karena banyak misalnya 14 hari bilang untuk istirahat di rumah ternyata pulang dari Jakarta, selain Pantura ya termasuk selatan,” ujarnya.

(ca/bb/radarbandung)