Virus Wuhan Jangan Masuk Bandung Barat

oleh -
Kabupaten Bandung Barat
PRODUKSI : Pelaku usaha binaan Dinas Koperasi dan UMKM Bandung Barat, sedang menyelesaikan masker, di Ngamprah.

RADARBANDUNG.id – PEMERINTAH Bandung Barat bagikan 50.000 masker secara gratis bagi masyarakat Kabupaten Bandung Barat. Rencananya masker tersebut akan diproduksi secara massal oleh para pelaku UMKM di wilayahnya.

Bupati Bandung Barat, Aa Umbara Sutisna mengatakan, pihaknya akan lebih proaktif melakukan upaya pencegahan virus Covid-19 di Kabupaten Bandung Barat. Salah satunya dengan memberikan masker secara gratis bagi warganya.

“Itu merupakan bagian upaya dari Pemkab Bandung Barat dengan mengoptimalkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang dimiliki oleh UMKM di Kabupaten Bandung Barat,” kata Umbara, kepada Radar Bandung.

Baca Juga: Selama Pandemi Covid-19, Penunggak Pajak Kendaraan Tidak Kena Denda!

Umbara menjelaskan, nantinya masker yang telah diproduksi akan didistribusikan ke 165 desa yang ada di Kabupaten Bandung Barat. Lebih jauh dari itu, pihaknya pun telah menyiapkan diri untuk produksi Alat Pelindung Diri (APD) bagi tenaga medis secara mandiri.

“Untuk produksi kita serahkan ke Dinas Koperasi dan UMKM KBB sedangkan untuk tehnis lapangan diserahkan kepada BPBD KBB,” jelasnya.

Umbara menyebut, produksi masker tersebut merupakan realisasi dari dana yang disiapkan Pemkab Bandung Barat dalam menangani penyebaran Covid-19 di wilayahnya. Ia pun berharap, langkah yang diambil memberikan banyak manfaat untuk warga Bandung Barat.

“Selain mengimplementasikan anjuran pemerintah untuk melakukan social distancing, tentunya jangan sampai warga kami tertular virus,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM, Ade Wahidin menjelaskan, pihaknya memang menaungi para pelaku UMKM yang bergelut di bidang fesyen (konveksi). Oleh karena itu, permintaan bupati untuk memproduksi masker secara massal bisa direalisasikan secepatnya.

“Kita punya komunitas konveksi atau fashion. Memang diantara mereka sudah melakukan pembuatan (produksi) masker tersebut sebelum ada instruksi langsung dari pa bupati. Jadi sudah berpengalaman,” kata Ade didampingi Sekretaris Dinas (Sekdis) Dinas Koperasi dan UMKM KBB, Deni Buchory Hutomi.

Ia menambahkan, pihaknya telah berkonsultasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) KBB terkait standarisasi masker yang nantinya akan dibagikan. Termasuk pembuatan Alat Pelindung Diri (APD) yang diperuntukkan bagi tenaga medis.

“Komunikasi telah kita lakukan dengan dinas terkait termasuk BPBD KBB,” katanya.

Ade menegaskan, pengerjaan pembuatan masker tersebut akan segera dilaksanakan. Hal itu dilakukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terkait pengadaan masker sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Bandung Barat.

“Program pembagian masker gratis ini memang menjadi prioritas Pemkab Bandung Barat untuk saat ini. Oleh karena itu, pelaksanaannya pun akan segera dilaksanakan pada Minggu ini,” pungkasnya.

(adv/kro).