2 Bocah Hanyut, Oded Minta Orangtua Lebih Berhati-hati Awasi Anak saat Hujan

oleh -
Bocah 7 Tahun yang Hanyut setelah Terperosok ke Parit di Bandung Ditemukan Meninggal. (IST)

RADARBANDUNG.id, BANDUNG – Bocah 7 tahun yang hanyut setelah terperosok ke parit di Bandung ditemukan meninggal.

Tim SAR Gabungan menemukan korban, Bagas, Kamis (2/4/2020) yang sebelumnya di laporkan terseret arus setelah terperosok ke parit di Jl. Mohamad Toha, Gang Haji Kurdi, Astaanyar, Selasa (31/3/2020).

Terkait peristiwa nahas ini, Wali Kota Bandung, Oded M. Danial meminta masyarakat, khususnya para orangtua agar lebih ketat mengawasi anak-anaknya.

Sebagaimana diketahui, peristiwa yang menimpa Bagas, terjadi di depan mata sang ibu saat keduanya hendak menuju ke sebuah ATM sekitar pukul 15.00 Wib.

Baca Juga: Lepas dari Genggaman Ibu, Bocah 7 Tahun di Bandung Masuk Lubang dan Hanyut di Sungai

Saat kejadian hujan cukup deras. Ketika keduanya berjalan, sang anak terperosok ke dalam sebuah lubang, hingga akhirnya hanyut terseret arus.

“Ini musibah yang dihadapi keluarga. Saya sampaikan kepada mereka, pertama harus menerima takdir dari Allah SWT,” kata Oded di rumah Bagas, di Gang Ciseureuh RT 3/3 Kel. Karasak, Astanaanyar, Kota Bandung, Kamis (2/4/2020).

“Saya harap ini menjadi pembelajaran bagi orangtua untuk lebih waspada dan ketat lagi mengawasi anaknya saat curah hujan tinggi,” lanjut Oded.

Baca Juga: Bocah 7 Tahun yang Hanyut setelah Terperosok ke Parit di Bandung Ditemukan Meninggal

Oded juga mengimbau aparat kewilayahan terus mengimbau orangtua agar dapat memperhatikan kegiatan anak-anaknya. “Ini jangan sampai terulang kembali,” ucapnya.

Jasad Bagas ditemukan Tim SAR gabungan Kamis (2/4/2020) di saluran air di Jalan Dayeuhkolot, Kab Bandung. Pencarian dilakukan Diskar PB, Basarnas, TNI dan PMI berlangsung selama tiga hari.

Sebelumnya, seorang anak berusia 3 tahun juga ditemukan meninggal setelah terpeleset dan kemudian hanyut di Sungai Cironggeng, Kota Bandung, Senin (30/3) malam.

Saat itu, Rangga berjalan bersama sang kakak, Davin (4) melintasi jembatan dan melewati pinggiran sungai yang saat itu airnya tengah meluap karena hujan. Saat menyusuri kirmir, Rangga terpeleset dan hanyut terbawa arus sungai.

(mur/ysf)