Dua Bulan, Empat Anak di Kota Bandung Terseret Arus Sungai

oleh -
Terseret Arus Sungai
MELAYAT: Walikota Bandung, Oded M Danial saat melayat ke rumah almarhum Bagas di Kelurahan Karasak Kecamatan Astanaanyar, Kota Bandung, Kamis (2/4). IST

RADARBANDUNG.id, BANDUNG – Bagas, anak berusia tujuh tahun terpeleset ke saluran air Selasa (31/3) akhirnya ditemukan dalam kondisi tak bernyawa. Sebelumnya, ia dikabarkan terpeleset ke saluran air di Jalan Mohammad Toha saat berjalan bersama ibunya.

Setelah dinyatakan hilang selama tiga hari, almarhum Bagas akhirnya ditemukan di bawah saluran di bilangan Jalan Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, pada Kamis (2/4).

Seperti diketahui, bocah tersebut sedang berjalan bersama ibunya, tapi Bagas tidak dituntun oleh ibunya. Diduga tidak konsentrasi saat berjalan, Bagas pun terpeleset di saluran air yang ada di jalan tersebut.

Baca Juga: Siap-siap Pemudik Asal Jabar Statusnya Dicurigai Pembawa Corona

Walikota Bandung, Oded M Danial pun menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga korban atas kejadian tersebut. Oded mencoba menguatkan keluarga dengan meminta untuk ikhlas menerima insiden tersebut sebagai takdir Tuhan.

“Ini musibah yang dihadapi keluarga, saya sampaikan kepada mereka, pertama harus menerima takdir dari Allah SWT,” kata Oded usai melayat ke rumah duka, kemarin.

Selama dua bulan terakhir, Bagas tercatat menjadi anak keempat yang meninggal setelah terpeleset dan hanyut ke sungai. Tiga orang anak yang tewas lainnya adalah Rangga (3), Irgi (6) dan M Faizal (6).

Rangga jatuh terpeleset ke Sungai Cironggeng pada Senin (30/3) malam. Saat itu, bersama sang kakak, ia hendak ke rumah kakeknya. Mereka melintasi jembatan, melewati pinggiran sungai, dan saat menyusuri kirmir, Rangga pun terpleset dan hanyut terbawa arus sungai yang kalau itu cukup deras. Ia lalu ditemukan tersangkut di pipa PDAM dalam kondisi tak bernyawa.

Pada 14 Febuari lalu, Irgi (6) dan M Faizal (6) warga Kecamatan Babakan Ciparay, Kota Bandung dilaporkan hilang karena terpeleset ke saluran air seusai bermain bola. Setelah dua hari masa pencarian, pada 16 Februari, Jasad M Faizal ditemukan di aliran sungai yang berada di Sukamenak, Kecamatan Margahayu, Kabupaten Bandung.

Dua hari berikutnya, pada 18 Februari, jasad Irgi menyusul ditemukan, di Genangan Waduk Saguling, Bandung Barat.

Baca Juga: 1.700 Warga Arab Saudi Positif Corona, Makkah dan Madinah Lockdown

Atas insiden-insiden duka tersebut, Oded mengimbau kepada para orang tua untuk tidak melepaskan pengawasan terhadap anak-anaknya. Ia pun meminta aparat kewilayahan untuk terus mengedukasi kepada para orang tua untuk memperhatikan kegiatan anak-anaknya.

“Imbauan saya kepada warga, Pak Camat, Pak Lurah dan aparat kewilayahan arahkan masyarakat agar ini menjadi pelajaran di musim hujan ini jangan sampai terulang kembali,” pungkasnya.

(muh/b)

Tentang Penulis: FES

Gambar Gravatar
Professional player, the news media team at Digital Radar Bandung, Jawa Pos group. ▪ Also part of the Team in Pojoksatu Bandung from Radar Bogor.