Astaga! Takut Tertular Virus Corona, Dokter Cantik di Italia Tewas Dicekik Kekasihnya

oleh -
Lorena Quaranta tewas di tangan kekasihnya, Antonio De Pace. (Ist)

RADARBANDUNG.id – Seorang perawat berparas cantik di Italia bernama Lorena Quaranta, 27, tewas dicekik kekasihnya sendiri.

Antonio De Pace tega menghabisi nyawa kekasihnya karena khawatir tertular virus corona.

Akhirnya De Pace menyerahkan diri dan memberi tahu polisi dia melakukannya karena takut tertular Covid-19. Keduanya bekerja di Messina, Sisilia, dan direkrut untuk membantu wabah Coronavirus.

Baca Juga: 1.700 Warga Arab Saudi Positif Corona, Makkah dan Madinah Lockdown

Lorena yang berstatus mahasiswa kedokteran akan diberikan gelar medisnya secara anumerta sebagai penghargaan dari Universitas Messina. De Pace, menelepon petugas pada Selasa (31/3) dini hari untuk memberi tahu bahwa dia telah membunuh kekasihnya.

“Saya membunuhnya karena dia menulari saya Coronavirus,” katanya seperti dilansir dari Daily Mail, Jumat (3/4).

Namun, tidak ada yang bisa dilakukan untuk menyelamatkan Lorena. Kasus ini diselidiki sebagai kasus pembunuhan oleh jaksa Messina.

Baca Juga: Ingat Syekh Puji? Heboh Lagi, Kini Kabarnya Nikahi Bocah 7 Tahun

Pihak berwenang ragu tentang cerita De Pace. Indikasi awal dari pengujian yang dilakukan, menunjukkan bahwa dia maupun pacarnya tidak positif virus. Satu laporan oleh Zoom24 mengatakan tes swab negatif hasilnya.

De Pace menjadi sasaran kemarahan media sosial sejak berita kematian pacarnya muncul. Sebelum tewas, Lorena sempat memposting kisah tentang 41 dokter Italia yang sekarat selama pandemi.

Baca Juga: Indonesia Larang Warga Asing Masuk demi Cegah Corona

“Anda harus berpikir dan mengingat mereka yang mendedikasikan hidup mereka setiap hari untuk merawat orang sakit,” tulis Lorena.

Pasangan itu telah hidup bersama selama beberapa bulan terakhir di Messina. Dekan Universitas Messina, Salvatore Cuzzocrea, mengatakan kepada Giornale di Sicilia bahwa Lorena akan diberikan gelar medisnya secara anumerta sebagai penghargaan.

Cuzzocrea mengatakan dia akan berbicara kepada keluarga Lorena. “Ini adalah masa yang sulit bagi kerabat Lorena,” kata Cuzzocrea.

Padahal De Pace, yang berasal dari Vibo Valentia di Calabria, beberapa minggu yang lalu sempat memposting dukungan kepada pacarnya sebelum kelulusannya. Namun entah mengapa semua justru berakhir tragis.

(jpc/ysf/radarbandung.id)