19 Ribu Siswa SMP KBB Ujian Online, Sekolah Jangan Beratkan Orangtua!

oleh -
Ilustrasi

RADARBANDUNG.id, NGAMPRAH- SMP di Kab. Bandung Barat (KBB) akan melaksanakan Ujian Sekolah (US) bagi siswa kelas IX secara online.

Pasalnya, asesmen yang mengumpulkan siswa secara langsung tak diperkenankan lantaran wabah Covid-19.

Kabid SMP Disdik KBB, Dadang A Sapardan menjelaskan, ujian tulis secara daring (dalam jaringan) jadi upaya alternatif dalam pelaksanaan ujian di tengah pandemi Covid-19.

Baca Juga: Presiden Jokowi Putuskan Ujian Nasional 2020 Ditiadakan 

“Karena adanya pembatasan terkait dengan penyebaran Covid-19, beberapa sekolah jenjang SMP melaksanakan Ujian Sekolah untuk siswa kelas IX dengan moda daring,” ujar Dadang, Selasa (4/7/2020).

Ia mengatakan, pelaksanaan ujian sekolah dikembalikan kepada kesiapan sekolah yang akan melaksanakan assesmen tulis untuk penetapan kelulusan siswa kelas IX tersebut.

Baca Juga: Inilah 4 Syarat Siswa di Jabar Lulus Sekolah Setelah UN 2020 Dihapus

“Pelaksanaan tidak boleh memberatkan siswa dan orangtua siswa, terutama dalam kaitan dengan fasilitasi sarananya, semisal pengadaan android dan kuota internet,” jelasnya.

Kepala Seksi Kurikulum SMP, Samid Rusmana mengatakan, ujian sekolah dalam format asesmen tulis diselenggarakan sekolah mulai 6 April hingga 11 April 2020. Namun, waktu yang ditetapkan tidaklah mengikat yang terpenting dilaksanakan per bulan April 2020.

Baca Juga: Ini 9 Poin Pernyataan Sikap PB PGRI Merespons Penghapusan UN 2020

“Sekolah bisa menetapkan waktu pelaksanaannya sesuai situasi dan kondisi sekolah masing-masing. Untuk pelaksanaan ujian ini kami juga menerjunkan para pengawas pembina untuk melakukan pemantauan ke setiap sekolah binaannya,” katanya.

Samid menyebut, pada tahun 2020 di KBB terdapat 178 sekolah jenjang SMP yang menjadi pelaksana Ujian Sekolah dengan jumlah peserta sebanyak 19.874 siswa.

Baca Juga: Simak, Ini Imbauan Nadiem Makarim untuk Para Guru

“Pelaksanaan Ujian Sekolah dengan asesmen tulis dilakukan dengan syarat adanya kesiapan sarana dan seluruh unsur pelaksananya, mulai guru, siswa, sampai orang tua siswa,” katanya.

Selain melaksanakan Ujian Sekolah, kata Samid, penilaian untuk kelulusan kelas IX bisa diperoleh dari opsi lain yakni dengan menginventarisasi dan menilai protofolio nilai rapor dan prestasi siswa yang diperoleh sebelumnya.

“Bisa juga penilaian terhadap penugasan yang diberikan kepada siswa selama pembelajaran di rumah. Jika melaksanakan asesmen tulis, wajib dilaksanakan moda daring dan didasari oleh kesiapan unsur yang terlibat di dalamnya,” pungkasnya.

(kro)