Wabah Corona, KUA Buka Pendaftaran Nikah Via Online

oleh -
KUA Buka Pendaftaran Nikah Via Online
PENJELASAN : Kepala KUA Kecamatan Ciwidey, Iwan Misbah H, saat memberikan penjelasan terkait pendaftaran nikah via online di Kantor KUA Kecamatan Ciwidey Kabupaten Bandung Senin (6/4). (ist)

RADARBANDUNG.id, CIWIDEY – Dampak dari adanya pandemi Virus Corona, sejumlah Kantor Urusan Agama (KUA) menerapkan aturan pendaftaran via online bagi masyarakat yang akan menikah.

Kepala KUA Kecamatan Ciwidey, Iwan Misbah H, mengungkapkan bahwa menindaklanjuti Surat Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bandung, Nomor B-1727/Kk.10.4/6/HM.00/04/2020, tentang mekanisme pendaftaran nikah dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19, maka pihaknya melayani konsultasi dan pendaftaran nikah secara daring (online).

“Untuk pendaftaran nikah dilakukan secara online, dengan mengunjungi situs simkah.kemenag.go.id,” ungkap Iwan saat dihubungi via telepon, Senin (6/4).

Baca Juga: Waspada! Virus Corona Masih Tetap Menempel di Lapisan Luar Masker Seminggu

Walaupun pendaftaran nikah bisa dilakukan secara online  tetapi untuk pelaksanaan akad nikah, tidak akan dilayani selama masa darurat Covid 19 ini. Sedangkan bagi pasangan calon pengantin yang sudah mendaftar nikah, sebelum tanggal 1 April 2020, akad nikah akan dilaksanakan di Kantor Urusan Agama Kecamatan Ciwidey.

“Untuk sementara ini, sudah ada tiga pasangan yang mendaftar nikah via online. Aturan ini berlaku dari 1 April 2020 sampai 21 April 2020 atau sampai kami mendapatkan surat edaran terbaru,” sambungnya.

Kantor urusan agama Kecamatan Ciwidey sendiri membawahi 7 desa yaitu Desa Ciwidey, Desa Panyocokan, Desa Sukawening, Desa Negkelan, Desa Rawabogo, Desa Lebakmuncang, dan Desa Panundaan. Dimana sebelumnya, jumlah pasangan yang mendaftar untuk menikah, perbulannya bisa mencapai 40 pasangan.

“Kepada masyarakat, untuk saat ini, dimohon menahan diri dan mengikuti edaran pemerintah, karena ini demi kebaikan kita bersama. Walaupun pernikahan sudah dipersiapkam tapi demi kebaikan sebaiknya ditunda terlebih dahulu, sambil menunggu kondisi yang lebih nyaman sehingga pernikahanpun bisa dilakukan dengan sebaik-baiknya,” tandas Iwan.

Baca Juga: Pandemi Covid-19, Bahar bin Smith Menolak Bebas dari Penjara

Sementara itu, Camat Ciwidey, Karyadi Raharjo, mengatakan bahwa terkait aturan pendaftaran via online tersebut, pihaknya hanya sebagai aparat negara yang wajib mematuhi dan melaksanakan regulasi yang dikeluarkan oleh pemerintah. Apalagi jika aturan tersebut berkaitan dengan pencegahan penyebaran Virus Corona.

“Masyarakat juga harus mematuhi aturan yabg ada, supaya Virus Corona ini bisa cepat mereda. Aparat dan rakyat harus bersatu-padu untuk melakukan psychical distancing, demi memutus mata rantai Virus Corona,” pungkas Karyadi.

(fik/b)

Tentang Penulis: FES

Gambar Gravatar
Professional player, the news media team at Digital Radar Bandung, Jawa Pos group. ▪ Also part of the Team in Pojoksatu Bandung from Radar Bogor.