Duh, Wabah Corona Membuat Sumbangan ke Panti Turun sampai 80%

oleh -
Pemkot Bandung bekerja sama dengan Forum Bandung Sehat (FBS) menyalurkan bantuan ke panti-panti di Kota Bandung dengan jumlah 1.000 paket.

RADARBANDUNG.id, BANDUNG- Wabah corona membuat sumbangan bantuan ke panti di Kota Bandung turun hingga 80 persen.

“Bahkan, ada panti asuhan yang sudah mendapatkan pembatalan undangan buka puasa bersama hingga 15 undangan,” ujar Ketua Forum Bandung Sehat (FBS) Kota Bandung, Umi Oded Siti Muntamah kepada wartawan, Selasa (7/4/2020).

Umi mengatakan, dari data Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bandung, jumlah panti jompo di Kota Bandung ada 6 dengan jumlah lansia sekitar 200 orang.

Baca Juga: Ini Daftar 23 Pasar Online di Bandung, Lengkap dengan Nomor Telepon dan WhatsApp-nya

Sementara panti asuhan yatim piatu sebanyak 53 dengan jumlah anak yatim sekitar 2.800 orang.

“Namun jumlah ini didapat dari panti yang terdaftar. Belum termasuk panti yang tidak tidak terdaftar atau anak yang ada di jalanan,” ungkap Umi.

Baca Juga: ‘Hidup Kedua Kali’, Perjuangan Yana Mulyana Melawan Corona: Kesembuhan Jadi Karunia Tak Ternilai

Karena itu, Pemkot Bandung bekerja sama dengan FBS menyalurkan bantuan ke panti-panti di Kota Bandung dengan jumlah 1.000 paket.

Jumlah ini diprediksi cukup untuk dua minggu ke depan. Sedangkan untuk selama bulan Ramadan akan dipikirkan selanjutnya.

Baca Juga: Pemkot Bandung Sebut Virus Corona Telah Menyebar di Hampir Seluruh Kecamatan, Ini Datanya

“Jadi, setidaknya untuk sampai akhir April persediaan pangan para penghuni panti dipastikan akan aman,” terangnya.

Bantuan yang diberikan diantaranya, beras, telur, mie instan dan minyak goreng.

Untuk sementara, Umi mengatakan belum bisa memberikan sayuran dan buah-buahan segar. Pasalnya dikhawatirkan akan busuk jika tidak langsung didistribusikan.

Baca Juga: Ulama Saudi: Istri Berhak ‘Tendang’ Suami dari Ranjang Jika Khawatir Tertular Virus Corona

“Namun, jika memang memungkinkan kami tidak menutup kemungkinan untuk menerima bantuan tersebut,” tambahnya.

Untuk itu, Umi juga berharap Pemprov bisa memberikan bantuan juga untuk panti. Mengingat bantuan untuk panti banyak berkurang dari para donatur.

“Mungkin memang keadaan perekonomian memang sedang sulit, jadi mereka juga untuk sementara belum bisa memberikan bantuan,” tuturnya.

Selain untuk penghuni panti, bantuan juga diberikan untuk OHDA dan untuk waria yang  membutuhkan bantuan.

“Jangan lupa ikuti kebijakan wali kota dan wakil wali kota. Karena dengan cara begitu, membantu menyelamatkan dan mengamankan dari covid-19. Hormati kebijakan dan yakini untuk bisa diam di rumah,” tuturnya.

(mur)