HIPMI: Pikirkan Gaji Pegawai Saja Kewalahan, Apalagi THR

oleh -
Gaji Pegawai
POTENSI BESAR: Karyawati pabrik alas kaki di Sidoarjo memproduksi sepatu. Industri alas kaki merupakan sektor manufaktur andalan untuk menopang ekspor. (Frizal/JPC)

RADARBANDUNG.id – Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) mengklaim, saat ini para pengusaha dan pelaku industri tengah memutar otak bagaimana tetap mempertahankan kesejahteraan pegawainya di tengah hambatan bisnis akibat wabah virus korona Covid-19. Ketum BPP HIPMI Mardani H. Maming mengatakan, pihaknya mencari cara dalam pemenuhan hak pegawai dalam hal ini persoalan gaji.

Pihaknya tengah mengkaji bagaimana caranya agar industri tidak sampai melalukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Terlebih, para pengusaha memandang pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) menjadi beban tahun ini. Sehingga, pihaknya meminta kepada Menteri Ketenagakerjaan agar tidak membahas THR terlebih dahulu.

Baca Juga: Jabar Butuh 200 Ribu Alat RDT Lagi untuk Mengetes 0,6 Persen Penduduk

“Karena kami sekarang mikirin gaji saja sudah kewalahan, apalagi mikirin THR. Gara-gara mikir THR ini bisa berdampak ke PHK,” ujarnya dalam pesan singkatnya, Selasa (7/3).

Menurutnya, terkait pemberian THR dapat ditunda terlebih dahulu hingga perusahaan dapat kembali stabil. Ia mengungkapkan, banyak sektor usaha yang saat ini tidak beroperasi sama sekali.

“Soal THR bisa di-pending terlebih dahulu. Banyak sektor usaha yang sekarang sudah sama sekali tidak beroperasi. Insya Allah kita akan cari wayout dan solusi bersama,” tuturnya.

(jpc/radarbandung)

Tentang Penulis: FES

Gambar Gravatar
Professional player, the news media team at Digital Radar Bandung, Jawa Pos group. ▪ Also part of the Team in Pojoksatu Bandung from Radar Bogor.