Pandemi COVID-19, Gelombang PHK Terpa Ribuan Pekerja di Bandung

oleh -
Ilustrasi

RADARBANDUNG.id, BANDUNG – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Bandung mengungkap, setidaknya sebanyak 2 ribu pekerja di Kota Bandung terkena PHK, dampak dari pandemi Covid-19.

“Data ini memang berubah-ubah karena kami menerima laporan dari warga melalui sistem online. Sehingga datanya sangat mudah berubah,” ungkap Kadisnaker Kota Bandung Arief Saefudin kepada wartawan, Rabu (8/4/2020).

Arief mengatakan, data tersebut diperoleh pada Selasa (7/4/2020), jumlahnya bertambah pada Rabu (8/4) menjadi sebanyak 6 ribu pekerja.

Baca Juga: Efek Corona di Jabar: 5 Ribu Pekerja Kena PHK, 14 Ribu Dirumahkan

“Namun data tersebut juga belum kami sortir. Kami masih harus memastikan apakah yang melapor tersebut adalah warga Kota Bandung atau bukan,” tambah Arief.

Pasalnya, lanjut Arief, ada yang bukan warga Kota Bandung namun ikut melapor secara online.

Baca Juga: Pemprov Jabar Wajibkan Semua Warga Pakai Masker Kain Saat Keluar Rumah

Arief juga harus mensortir apakah mereka yang melapor tersebut benar-benar di PHK atau hanya dirumahkan saja.

Menurut Arief di Kota Bandung yang paling banyak terdampak adalah sektor pariwisata dan manufactur. “Banyak hotel-hotel yang tutup. Sehingga harus merumahkan atau bahkan mem-PHK karyawannya,” terang Arief.

Baca Juga: Pemprov Jabar Wajibkan Semua Warga Pakai Masker Kain Saat Keluar Rumah

Data yang didapat ini, nantinya akan disampaikan ke pemerintah Pusat dan Pemprov Jabar kaitan dengan pembuatan Kartu pra Kerja yang terdampak Covid-19.

Karenanya Arief mengimbau warga ber KTP Bandung untuk segera melapor secepatnya atau paling telat pada 15 April 2020.

 (mur)