PT CCH Indonesia di KBB Kaget Ada Karyawannya Positif Corona

oleh -
15.503 Pekerja di Bandung Barat Dapat Bantuan Subsidi Upah
Ilustrasi pekerja

PT CCH Indonesia di KBB Kaget Ada Karyawannya Positif Corona

RADARBANDUNG.id, PADALARANG- 30 pekerja PT CCH Indonesia di Kecamatan Batujajar melakukan rapid test di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cililin, Senin (27/4/2020).

Tes dilakukan menyusul adanya seorang karyawan di perusahaan garmen tersebut yang dinyatakan positif Covid-19 berdasar hasil rapid tes.

Kepala Personalia PT CCH Indonesia, Feri Sofwan Mudoffar mengaku, perusahaan telah melakukan tindakan antisipasi penyebaran virus Covid-19 agar tak meluas ke sesama pekerja. Karena itu, para karyawan yang sempat melakukan kontak dengan pasien melakukan rapid tes.

“Kalau di PT CCH sudah diterapkan standar kesehatan Covid-19 sejak Februari lalu, pas pertama virus ini ramai diperbincangkan. Kita terapkan semuanya termasuk pshysical distancing, penggunaan masker dan yang lainnya,” akunya saat ditemui Radar Bandung, Selasa (28/4/2020).

Feri menjelaskan, salah seorang karyawannya yang positif Covid-19 berdasarkan hasil rapid tes itu sempat masuk kerja Kamis (23/4/2020).

Namun, saat diperiksa pada jam istirahat karyawannya itu mengalami perubahan suhu tubuh dan cenderung demam.

“Saat masuk suhu tubuhnya itu normal 36,6 derajat. Namun pas mau masuk usai istirahat suhu tubuhnya tinggi menjadi 38 derajat lebih. Karena kita menerapkan SOP Covid-19, karyawan tersebut disarankan pulang dan memeriksakan diri ke dokter,” jelasnya.

Kemudian, jelasnya, status positif Covid-19 karyawannya itu baru diketahui setelah dua hari yang bersangkutan tidak masuk kerja dan melakukan pemeriksaan di RSUD Cililin.

Feri mengaku cukup kaget, ia mengaku PT CCH menerapkan prosedur kesehatan standar COVID-19 dalam bekerja.

“Usai mengetahui hasil rapid test positif dari pihak RSUD Cililin, pihak perusahaan langsung memetakan tracking pasien saat berada di tempat kerja,” katanya.

Berdasarkan pemetaan, lanjutnya, setidaknya 30 orang karyawan sempat berinteraksi dengan pasien langsung dilakukan rapid tes di RSUD Cililin. “Kemarin baru 26 orang yang dirapid tes dan hasilnya negatif dan hari ini pemeriksaan bagi 4 orang lainnya,” katanya.

(kro)