Cerita PDP Covid-19 Ancam Bunuh Diri dan Kabur Lewat Jendela Lantai 3 RS Al-Ihsan Bandung

oleh -
Relawan Penanganan Corona
SIMULASI: Petugas melakukan penangan pasien saat simulasi penanganan pasien terjangkit virus Corona (Covid-19) di RSUP Hasan Sadikin, Jalan Pasteur, Kota Bandung, Jumat (6/3). (Taofik Achmad Hidayat/Radar Bandung)

PDP Covid-19 Ancam Bunuh Diri dan Nekat Kabur Lewat Jendela Lantai 3 RS Al-Ihsan

RADARBANDUNG.id, BANDUNG- Seorang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) virus Corona COVID-19 mengancam bunuh diri hingga kabur dari RSUD Al-Ihsan, Kab. Bandung.

Pasien itu nekat kabur lewat jendela lantai tiga Rumah Sakit Al-Ihsan, Kamis (30/4) malam dipicu ketidaksabarannya menunggu hasil test swab setelah hasil rapid test terhadapnya menyatakan negatif.

Tim Satgas COVID-19 Rumah Sakit Al-Ihsan, Apen Afgani Ridwan mengatakan, pasien ini rutin melakukan cek kesehatan dan cuci darah di RSUD Al Ihsan. Hanya saja, awal pekan ini mengeluhkan soal sesak nafas dan batuk. Hasil rontgen ada indikasi terpapar Covid-19.

Pasien kabur lewat ruang perawatan lantai tiga rumah sakit dengan cara loncat dari jendela, kemudian menaiki pohon dan turun ke halaman rumah sakit. “Pasien ini loncat saat tengah menunggu keluarga. Loncat keluar jendela ke pohon palem,” kata Apen, Jumat (1/5/2020).

“Dia habis cuci darah karena ada sesak dan batuk pilek, setelah di rontgen mengarah ke Covid-19, akhirnya dirawat,” tambahnya.

Saat itu RS Al-Ihsan melakukan rapid test dan hasilnya negatif. Kemudian dilakukan test swab. Nah, disela menunggu hasil swab test itulah pasien tersebut kabur.

“Pasien dirawat dari Senin. Rapid test negatif, swab diambil hasilnya belum ada. Sembari menunggu hasil pasien dirawat tapi kekeuh minta pulang dan kami sarankan agar tetap di ruang perawatan saja,” tuturnya.

Petugas medis sempat memberikan teguran keras agar pasien tak pulang. Tapi malah sempat mengancam hendak bunuh diri, hingga akhirnya kabur, Kamis (30/4).

“Perawat terus menjelaskan harus dirawat tapi tetap kekeuh mau pulang. Bahkan ngancam kalau nggak boleh pulang mau bunuh diri,” jelasnya.

Pasien PDP ini sudah kembali ke RS Al-Ihsan untuk kembali mendapat perawatan. Ia mengatakan, kondisi pasien ini sudah tenang karena juga ada keluarganya yang dapat menenangkan.

Sementara itu untuk total PDP di Al-Ihsan hingga hari ini ada sebanyak 128 orang. Dari jumlah itu, 38 orang masih dirawat. Sisanya sudah dipulangkan dan dinyatakan negatif Covid-19.

(ysf)