Ustad Zacky Mirza Beli Moge Bersejarah Milik Mendiang Uje

oleh -
Moge milik mendiang Uje akhirnya dibeli oleh Ustad Zacky Mirza (Instagram zackymirza)

Ustad Zacky Mirza Beli Moge Bersejarah Milik Mendiang Uje

RADARBANDUNG.id- Ustad Zacky Mirza membeli moge (motor gede) milik mendiang Ustad Jefri Al Buchori alias Uje. Keputusan membeli moge tersebut setelah melakukan salat Istikharah.

Motor Kawasaki Ninja ER-6N berkapasitas 650 cc itu dibelinya di atas harga pasaran.

Ustad Zacky Mirza mengungkap alasan bersedia membeli moge milik mendiang Uje diatas harga pasaran. Dia menganggap motor itu memiliki nilai sejarah karena sempat menjadi tunggangan almarhum saat malakukan dakwah semasa hidupnya dahulu.

“Harganya yang pasti di atas harga pasaran. Motor ini BPKB dan STNK masih atas nama Ustad Jefri, jadi wajar harganya di atas pasaran. Ini historinya yang mahal,” ungkap Zacky Mirza.

Selain itu, suami Shinta Tanjung mau membeli moge milik mendiang Uje dengan harga di atas harga pasaran juga demi membantu pondok pesantren milik mendiang Uje.

”Almarhum kan sahabat saya, sama keluarganya saya juga sangat dekat sudah seperti keluarga sendiri. Sedekah buat pesantren almarhum ya,” ungkapnya.

Ustad Zacky Mirza mengatakan motor yang dibelinya itu sudah dalam kondisi normal.

Meski motor tersebut dinaiki mendiang Uje saat kecelakaan yang mengakibatkannya meninggal pada 2013 silam, namun salah satu sahabatnya sudah memperbaiki motor itu tidak lama setelah terjadi kecelakaan.

Suku cadang motor tersebut dibeli langsung dari Jepang karena di Indonesia katanya tidak ada. Ustad Zacky Mirza menyebut motor Ninja milik mendiang Uje sudah lama tidak digunakan padahal sudah diperbaiki. Daripada menganggur, dia akhirnya yang membeli supaya dapat dimanfaatkan.

Ustad Zacky Mirza mengatakan BPKB dan STNK motor tidak akan diubah. Masih tetap atas nama Uje supaya nilai sejarah dari motor tersebut tidak hilang.

Karena pajaknya sudah mati, penceramah kelahiran Jakarta, 8 November 1979 itu mengaku tidak akan menggunakan jarak jauh.

“Tetap atas nama Uje, enggak akan balik nama. Dipakainya kan enggak akan jauh-jauh,” tutur lulusan Pondok Pesantren Darul Muttaqien Parung Bogor.

(jpc)