Sah, Jaswita Jabar Kini Kelola Grand Hotel Preanger

oleh -
Pengelolaan Grand Hotel Preanger berpindah dari PT. Bina Inti Medika (BID) kepada salah satu BUMD Pemerintah Provinsi Jawa Barat, PT Jasa dan Kepariwisataan (Jaswita) Jabar (Perseroda). ist

Sah, Jaswita Jabar Kini Kelola Grand Hotel Preanger

RADARBANDUNG.id, BANDUNG- Pengelolaan Grand Hotel Preanger berpindah dari PT. Bina Inti Medika (BID) kepada salah satu BUMD Pemerintah Provinsi Jawa Barat, PT Jasa dan Kepariwisataan (Jaswita) Jabar (Perseroda).

Sebelumnya, PT. BID yang sudah mengelola hotel tersebut selama 30 tahun. Mereka diberikan waktu perpanjangan selama tiga bulan untuk proses transisi pengalihan manajemen.

Grand Hotel Preanger sendiri merupakan hotel bintang lima yang memiliki nilai historis karena didirikan pada masa kolonial Belanda. Bangunannya masuk ke dalam salah satu cagar budaya di kota Bandung.

Direktur Utama PT Jasa dan Kepariwisataan Jawa Barat (Perseroda) Deni Nurdyana Hadimin, menjelaskan, pengelolaan kembali Grand Hotel Preanger oleh Jaswita Jabar merupakan salah satu upaya Jaswita Jabar untuk fokus di bidang usaha pariwisata.

Meskipun situasi industri pariwisata sedang menurun karena pandemi Covid 19, namun kondisi ini tidak mengubah visi dan misi perusahaan.

“Jaswita Jabar memang melakukan kegiatan refocusing usaha dan efisiensi di berbagai bidang, namun pengelolaan kembali Grand Hotel Preanger, merupakan salah satu upaya agar perusahaan tetap fokus pada pencapaian misi dan visi perusahaan,” kata dia melalui siaran pers yang diterima, Minggu (3/5/2020).

Deni menambahkan, serah terima bangunan hotel dan pengelolaan Grand Hotel Preanger ini juga merupakan salah satu cara manajemen Jaswita Jabar mempersiapkan diri, sebelum kondisi bisnis pariwisata kembali pulih setelah pandemi Covid 19 dinyatakan berakhir oleh pemerintah.

“Minimal kita sudah siap, sehingga saat nanti kondisi pandemi berakhir dan iklim bisnis dan usaha sudah kembali pulih, kami sudah siap menjadi pengelola hotel,” jelasnya.

Target lainnya, kinerja bisnis yang nanti dilakukan bisa berkontribusi pada Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam bentuk deviden.

Ini juga sejalan dengan harapan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil kepada Jaswita Jabar agar mampu mengelola aset-aset strategis milik pemerintah provinsi Jawa Barat, dan meningkatkan nilai aset yang dikelola, sebagai salah satu potensi pendapatan daerah.

Meski sudah resmi beralih pengelola, Grand Hotel Preanger memperpanjang penutupan operational hotel untuk umum sampai dengan tanggal 31 Mei 2020, dan akan beroperasi setelah pandemi covid 19 dinyatakan berakhir oleh pemerintah Provinsi Jawa Barat.

(ysf)