7,5 Ton Beras Disalurkan untuk Warga yang Belum Tersentuh Bantuan Pemerintah

oleh -
7,5 Ton Beras Disalurkan untuk Warga yang Belum Tersentuh Bantuan Pemerintah

RADARBANDUNG.id, BANDUNG – Sebanyak 7,5 ton beras dari bantuan berbagai instansi dan komunitas disalurkan kepada warga. Pola distribusi dilakukan secara door to door untuk menghindari kerumunan di tengah kebijakan physical distancing (jaga jarak fisik).

Warga yang menjadi sasaran adalah mereka yang belum terdata mendapat bantuan dari pemerintah. Bantuan ini diserahkan oleh para babinsa dan bhabinkamtibmas di seluruh Kota Bandung.

Masing-masing dari mereka mengangkut 6 karung beras dengan masing-masing berat 5 Kg langsung ke rumah warga menggunakan motor. Langkah ini pun bertujuan agar bantuan bisa tepat sasaran.

“Tujuan bantuan ini demi meredam masyarakat yang tidak mendapat bantuan dari pemerintah,” kata Kapolrestabes Bandung, Kombes Ulung Sampurna Jaya, di Jalan Merdeka, Kota Bandung, Kamis (14/5/2020).

Sementara itu, Dandim 0618/BS Kolonel (Inf) M. Herry Subagyo menambahkan kegiatan pembagian beras ini adalah sebagai bentuk sinergitas TNI dan Polri. Selain juga ini bentuk sinergitas aparat dengan para stake holder lainnya seperti Masyarakat Tionghoa Peduli.

“Babinsa dan bhabinkamtibmas dikerahkan karena mereka ini lebih tahu warga yang membutuhkan di lapangan. Rencananya bantuan beras ini akan diberikan ke seluruh kelurahan di Kota Bandung,” katanya.

Bantuan ini pun lanjut Herry diprioritaskan pada warga yang belum mendapatkan bantuan dari pemerintah setempat. “Jadi baik warga Bandung, maupun pendatang non KTP Bandung yang masih tinggal di Bandung, diharapkan kebagian,”katanya.

Perwakilan Masyarakat Tionghoa Peduli, Dr Djoni Toat SH, MH menambahkan bantuan ini diharapkan mampu meringankan beban warga Kota Bandung. Terutama yang kehilangan pekerjaan ataupun penghasilan akibat pandemi virus Covid-19 ini.

“Kami juga selain memberikan bantuan beras, secara bertahap akan juga memberikan bantuan lainnya semisal sembako. Bantuan ini pun akan secara bertahap diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan,” ucapnya didampingi Koordinator Masyarakat Tionghoa Peduli, Herman Widjaja.

Oleh karenanya Djoni berharap masyarakat khususnya pada etnis Tionghoa untuk bersatu padu dalam membantu sesama. “Jangan memandang etnis, agama, suku, ras atau apapun perbedaan itu, kita di saat seperti ini harus saling membantu,” pungkasnya. (dik)

Tentang Penulis: FES

Gambar Gravatar
Professional player, the news media team at Digital Radar Bandung, Jawa Pos group. ▪ Also part of the Team in Pojoksatu Bandung from Radar Bogor.