Ekonomi Kota Bandung Rontok, Walkot Oded Rancang Skenario Baru Hadapi Virus Corona

oleh -
Liga 1 Oded Izinkan Warga Nobar Persib dalam Skala Kecil
Wali Kota Bandung Oded M. Danial (humasbandung)

Ekonomi Kota Bandung Rontok, Walkot Oded Rancang Skenario Baru Hadapi Virus Corona

RADARBANDUNG.id, BANDUNG- Kota Bandung menjadi satu-satunya wilayah kota yang masuk ke dalam zona kuning Covid-19 pascaPSBB Provinsi dan Bandung Raya, berdasar kajian Pemprov Jabar.

Baca Juga: Kota Bandung Kini Zona Kuning COVID-19, Ridwan Kamil Minta Berlakukan PSBB Parsial

Hasil evaluasi merekomendasikan Kota Bandung untuk menjalankan PSBB parsial di tingkat wilayah, seperti kecamatan atau kelurahan.

Menanggapi rekomendasi itu, Wali Kota Bandung, Oded M. Danial menyatakan akan melakukan kajian berdasarkan data yang dimiliki Pemkot, termasuk akan mendiskusikannya dengan jajaran Forkompimda untuk membahas tindak lanjut yang akan dilakukan.

Baca Juga: Duh! Grafik Covid-19 di Bandung Naik Lagi, Yana Mulyana: Jangan Ada Pelonggaran Dulu

“Saya perintahkan Pak Sekda sebagai Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Bandung untuk mengkaji dan membahas dengan gugus tugas. Insyaallah Pak Sekda telah diskusi dengan Bappelitbang dan Dinas Kesehatan untuk merespon apa yang disampaikan Pak Gubernur,” ungkap Oded.

Baca Juga: Pasien Corona di Cibiru Keluyuran, Sempat Beli Buah di Pasar Kaget

Hal yang menjadi pertimbangan adalah cukup tingginya angka kasus di Kota Bandung. Hingga 17 Mei 2020 ditemukan 288 kasus positif. Sebanyak 74 orang di antaranya sembuh, sedangkan 36 orang lainnya meninggal dunia.

Di sisi lain, Kota Bandung sebagai kota jasa juga perlu mempertimbangkan aspek ekonomi. Sebab, ekonomi Kota Bandung di masa pandemi “rontok”. Pendapatan daerah menurun hingga 60%. Ada 166 hotel yang tutup dan 3.724 warga yang dirumahkan.

“Insyaallah hari Selasa akan kami rapatkan. Insyaallah kita putuskan yang terbaik untuk semua,” tandasnya.

(ysf/radarbandung.id)