Ancang-ancang New Normal, Disparbud Kab. Bandung Siapkan 3 Fase Ini untuk Buka Objek Wisata

oleh -
ILUSTRASI : Wisatawan saat mencoba wahana yang disediakan di salah satu objek wisata. (fikriya Zulfah/Radar Bandung)

Ancang-ancang New Normal, Disparbud Kab. Bandung Siapkan 3 Fase Ini untuk Buka Objek Wisata

RADARBANDUNG.id, SOREANG- Sejumlah pengelola objek wisata di Kab. Bandung bersiap untuk menghadapi situasi new normal di tengah pandemi Covid-19.

Baca Juga: Pemkab Bandung Barat Akhiri PSBB, Sambut New Normal

Disparbud Kab. Bandung menekankan poin-poin penting dalam new normal di suatu objek wisata. Seperti kesiapan, standarisasi, asuransi dan punishment.

Pengelola objek wisata Glamping Lakeside, Marcelinus mengaku objek wisata yang dikelolanya sudah siap menghadapi situasi new normal.

Baca Juga: New Normal di Jabar Berlaku 1 Juni, Mal dan Semua Pusat Perekonomian Bisa Kembali Beroperasi

Marcel mengaku, pihaknya diantaranya menyiapkan 30 wastafel yang dipasang di luar ruangan dan membatasi jarak antrian sepanjang dua meter, membuat aturan batasan pengguna wahana, dan pastinya menerapkan standar operasional prosedur pencegahan Covid 19.

“Kita sudah siapkan prosedur kesehatan tersebut sejak Maret 2020, dan saat ini semuanya sudah selesai. Kita juga sudah memerintahkan para karyawan hingga ke pedagang untuk selalu menjaga kebersihan,” ucap Marcel saat dihubungi via telepon.

Baca Juga: Pariwisata KBB Lesu, Hengky Kurniawan tak Segan jadi Tour Guide

Selain itu, Kepala Unit Agro Wisata Pemandian Air Panas Walini, Ade Yuyun Rahayu juga mengaku sudah menyiapkan segala sesuatu terkait infrastruktur guna menopang new normal di objek wisatanya. Tetapi, pihaknya masih memikirkan SOP terkait penggunaan wahana kolam renang.

“Kita masih memikirkan SOP pencegahan virus corona pada wahana kolam renang,” kata Ade.

Baca Juga: Seluruh Mal di Bandung Berpeluang Dibuka Lagi 30 Mei, Asal Syarat Ini Dapat Dipenuhi

Penerapan new normal di objek wisata Kab. Bandung belum ditentukan waktunya karena Disparbud terlebih dahulu harus mengajukan rencana ini kepada bupati.

Pada prinsipnya, lanjut Ade, semua pengelola mendukung pembukaan objek wisata, tetapi harus tetap mematuhi protokol kesehatan, seperti mewajibkan penggunaan masker, menerapkan social distancing dan menyediakan tempat cuci tangan.

Baca Juga: New Normal, Menag Pastikan Rumah Ibadah akan Dibuka Bertahap

Kadisparbud Kab. Bandung, Yosep Nugraha, melalui Kabid Promosi, Vena Andriawan memaparkan beberapa tahapan terkait objek wisata sebelum memasuki new normal.

Pertama, pihaknya akan menyiapkan tim untuk penerapan new normal. Kedua, akan dilakukan kajian dan selanjutnya akan dibentuk regulasi. Ketiga adalah tahapan uji coba.

Pembahasan terkait penerapan new normal akan dirapatkan tidak hanya dengan pengelola industri objek wisata, tetapi juga dengan pelaku usaha objek wisata seperti tour guide dan pemilik bus wisata.