Siap-siap! Ambulans Keliling Akan Pantau Spot Kerumunan di Cimahi 

oleh -
Tes masif via Mobile COVID-19 Test di Kota Cimahi, Minggu (31/5/2020). (Humasjabar)

Siap-siap! Ambulans Keliling Akan Pantau Spot Kerumunan di Cimahi 

RADARBANDUNG.id, CIMAHI- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jabar melakukan pengetesan masif melalui metode Mobile COVID-19 Test, yakni dengan memobilisasi ambulans Puskesmas Keliling (Pusling) di 27 kab/kota.

Baca Juga: 2.260 Warga Jabar Positif Covid-19, Korban Meninggal 144 Orang

Jumlah ambulans Pusling itu sendiri mencapai 627 unit di Jabar. Melalui mobile COVID-19 Test yang dilengkapi 100 alat rapid test ini, Pemprov berharap mampu membatasi ruang gerak penyebaran Covid-19 serta melakukan penyekatan untuk mengendalikan penularan, terutama saat penerapan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) atau new normal.

Dengan memanfaatkan ambulans Pusling ini pula, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cimahi menggencarkan rapid test Covid-19 di titik-titik kerumunan.

Baca Juga: Pasien Positif Covid-19 di Jabar Ada di 267 Desa dan Kelurahan, 54 Desa Kritis! Gugus Tugas Lakukan Ini

Kepala Dinkes Kota Cimahi Pratiwi menyatakan, tes masif Mobile COVID-19 Test telah dilakukan Minggu (31/5/2020) di tiga tempat, yakni Pasar Atas yang diperuntukan bagi pedagang dan penjual, di depan RSUD Cibabat bagi pengemudi ojek online dan salah satu supermarket.

“Untuk hari-hari berikutnya kita akan lihat lagi, tapi yang penting spot-spot keramaian itulah titik point yang akan kita laksanakan mobile rapid ini,” ungkap Pratiwi.

Baca Juga: 100 Pedagang Pasar Antri yang Kontak Aktif dengan Pasien Positif Covid-19 Jalani Swab Test

Sementara itu, Plt. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Cimahi Maria Fitriana berharap dapat memetakan sebaran COVID-19, sekaligus mendeteksi keberadaan virus melalui Mobile COVID-19 Test.

“Kadang-kadang masyarakat tidak berani datang untuk memeriksakan diri secara langsung,” kata Maria.

Baca Juga: 2 Pedagang Pasar Antri Cimahi Positif Corona, yang Sempat Belanja Diminta Isolasi Mandiri

“Tapi, kalau kita kejar bola, ini yang kita harapkan. Tentunya, semua masyarakat yang selama ini tidak berani untuk datang ke tempat-tempat pemeriksaan, seperti test ini, mereka bisa langsung on the spot pemeriksaannya,” imbuhnya.

Namun demikian, Maria menuturkan, sebelumnya Cimahi juga telah melakukan rapid test terhadap 3.000 warga Cimahi, termasuk rapid test yang dilakukan kepada pedagang Pasar Antri di Pendopo Cimahi sekitar 150 rapid test. Selain itu, rapid test juga telah dilakukan terhadap para pengemudi ojek online dan hasilnya semua negatif.

(ysf/radarbandung.id)