Dadang Supriatna Ingin Tambah RSUD di Kab. Bandung untuk Tingkatkan Pelayanan

oleh -
Balonbup Bandung dari Partai Golkar, Dadang Supriatna saat roadshow bersama warga Kecamatan Pacet, Kabupaten Bandung, Jumat (19/6/20).

RADARBANDUNG.id, PACET – Pembangunan rumah sakit di wilayah Bandung selatan merupakan salah satu program unggulan Balonbup (bakal calon Bupati) Bandung dari Partai Golkar,┬áDadang Supriatna, jika dirinya terpilih jadi Bupati Bandung periode 2021-2026.

“Saya siap membangun rumah sakit di Kecamatan Kertasari kalau terpilih menjadi Bupati Bandung,” kata Dadang saat bersilaturahmi dengan warga Kecamatan Pacet Kabupaten Bandung, Sabtu (20/6/2020)

Kang DS, sapaan Dadang Supriatna, menyatakan keberadaan rumah sakit di wilayah selatan Kabupaten Bandung benar-benar sangat dibutuhkan masyarakat. Selama ini rumah sakit terdekat dari wilayah selatan Kabupaten Bandung seperti Kecamatan Pacet, Kertasari dan Pangalengan adalah RSUD Malajaya dan RSUD Al Ihsan yang berjarak sekitar dua jam perjalanan.

“Saya akan bangun rumah sakit berstatus RSUD (Rumah Sakit Umum Daerah) di wilayah Kertasari. Minimal RSUD tipe D atau C karena keberadaan rumah sakit saat ini sangat dibutuhkan masyarakat di wilayah selatan,” ungkapnya.

Dadang yang juga anggota Komisi 5 DPRD Jawa Barat ini mengaku selama ini dirinya banyak menerima keluhan dari masyarakat di wilayah selatan Kabupaten Bandung seperti Kecamatan Pacet, Kertasari dan Pangalengan yang menginginkan dibangunnya sebuah rumah sakit besar di wilayah tersebut.

Keberadaan puskesmas di tiap kecamatan dinilai tidak mampu mengakomodir kebutuhan fasilitas kesehatan masyarakat. Sebab, fasilitas kesehatan dan tenaga medis di puskesmas sangat terbatas. Berbeda dengan rumah sakit yang memiliki fasilitas dan tenaga medis yang jauh lebih memadai.

“Salah satu tugas pemerintah adalah memudahkan masyarakat. Semoga nanti dengan adanya RSUD di daerah Kertasari ini dapat lebih mendekatkan masyarakat ke fasilitas kesehatan yang baik dan lengkap. Masalah kesehatan adalah pelayanan dasar yang akan saya jamin jika saya jadi Bupati,” kata Kang DS.

Kang DS menilai jumlah rumah sakit di Kabupaten Bandung masih sangat kurang. Ia juga mengaku heran Kabupaten Bandung yang memiliki 3 juta penduduk dan terdiri dari 31 kecamatan, ternyata hanya memiliki 3 RSUD yakni RSUD Soreang, RSUD Majalaya dan RSUD Cicalengka.

Sementara, RSUD Al Ihsan yang terletak di kawasan Baleendah merupakan rumah sakit milik Pemprov Jabar, bukan Pemkab Bandung. Menurutnya ini menandakan Pemkab Bandung kurang memprioritaskan masalah kesehatan yang merupakan hak dan pelayanan dasar masyarakat selain pendidikan.

Terlebih, kata Kang DS, di tiga kecamatan yakni Pacet, Kertasari dan Pangalengan saja, penduduknya mencapai sekitar 500 ribu jiwa sehingga sudah layak dibangun sebuah rumah sakit.

“Idealnya ada beberapa rumah sakit pemerintah lagi karena wilayah Kabupaten Bandung itu sangat luas. Kalau saya jadi bupati, saya akan wujudkan ini. Bangunannya kita yang bangun, fasilitas dan alkesnya kita bisa minta bantuan provinsi dan pusat. Insya Allah kita bisa,” tutur Balonbup (bakal calon Bupati) Bandung dari Partai Golkar,┬áDadang Supriatna.

(apt)