Kadinkes Kab. Bandung Luruskan 30 ASN Positif Corona, Begini Penegasannya

oleh -
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kab. Bandung Grace Mediana

Kadinkes Kab. Bandung Luruskan 30 ASN Positif Corona, Begini Penegasannya

RADARBANDUNG.id, BANDUNG- Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kab. Bandung Grace Mediana meluruskan adanya 30 Aparatur Sipil Negara (ASN) positif terpapar virus corona.

30 ASN yang dimaksud Grace, seperti yang diberitakan radarbandung.id, Jumat (19/6/2020) yakni mereka yang telah menjalani rapid test hingga swab test. (Baca Juga: 30 ASN Pemkab Bandung Positif Corona)

80 persen atau sekira 7 ribu ASN di lingkungan Pemkab Bandung, dikatakan Grace, telah menjalani rapid test. Dari jumlah itu, sebanyak 200 orang dinyatakan reaktif.

Grace menuturkan, 200 orang yang reaktif tersebut kemudian dilakukan swab test. Hasilnya 30 orang dinyatakan positif. 26 warga Kab. Bandung dan 4 warga Kota Bandung.

“Dari ASN yang dilakukan test masif, tidak ada yg terkonfirmasi positif. Informasi tersebut tdk bnr,” tegas Grace via pesan whatsapp meluruskan penjelasan dalam sesi wawancara di Soreang, Jumat (19/6/2020).

“Dilakukan rapid test dan hasilnya tdk ada yg positif,” tegas Grace saat dipastikan soal hasil 80 persen ASN yang telah ditest Covid-19.

Grace sebelumnya mengungkapkan, Dinkes Kab. Bandung mencatat 80 persen atau sekira 7 ribu ASN di lingkungan Pemkab Bandung telah menjalani rapid test hingga swab test. Dari jumlah itu, sebanyak 200 orang reaktif.

Dari 200 orang yang reaktif tersebut kemudian dilakukan swab test.

Ia menjelaskan, ASN telah dirapid test, apalagi mereka yang bekerja di garis lini depan atau yang punya interaksi yang sangat kuat dengan massa.

“Seperti misal kalau di sini di Dukcapil (Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil) kan banyak kontak orang, PTSP (Pelayanan terpadu Satu Pintu). Insya Allah untuk yang berkaitan yang kontak erat ataupun yang melakukan interaksi dengan massa yang banyak sudah kami lakukan rapid,” jelasnya.

Ia menyebut, untuk hasilnya, secara total tidak bisa memisahkan ASN atau tidak, karena ia membaca laporan total.

“Kita lakukan hampir 7 ribu rapid test, 200 yang reaktif, kemudian dari yang 200 ini dilakukan swab. Dan dari swab tersebut hanya kurang lebih 30 yang positif, itu pun 26 warga Kab. Bandung dan 4 adalah warga Kota Bandung,” jelas Grace, Jumat (19/6/2020).

(ysf/fik/radarbandung.id)