15 Rumah Rusak Diterjang Puting Beliung di Padalarang

oleh -
Rumah Warga di Kampung Ranca Bentang rusak diterjang angin puting beliung

15 Rumah Rusak Diterjang Puting Beliung di Padalarang

RADARBANDUNG.id, GUNUNG BENTANG – Belasan rumah di Kampung Gunung Bentang, Desa Jayamekar, Kecamatan Padalarang rusak akibat diterjang angin puting beliung, Minggu (21/6) sekitar pukul 17.00 WIB.

Baca Juga: Sadis…! Gegara Minta Es Krim, 2 Bocah Tewas Diduga Dianiaya Ayah Tiri

Warga Kampung Gunung Bentang RT 1 RW 15, Tarma (50) menjelaskan, peristiwa ini berlangsung sekitar 10 menit disertai hujan dengan intensitas rendah.

“Sekitar tiga menitan angin tersebut berada di sekitar kami yang membuat atap rumah beterbangan,” katanya saat ditemui Radar Bandung, Senin (22/6).

Baca Juga: Ya Allah… Asyik Berswafoto, Ayah dan 2 Anak Tercebur ke Dalam Sumur

Ia menambahkan, lantaran besarnya angin tersebut dirinya mengaku sempat terpelanting beberapa meter. Oleh karena itu, ia langsung menyelamatkan diri.

“Saya lagi tiduran di kursi depan rumah langsung terpental dan jatuh, saya kaget banget,” jelasnya.

Baca Juga: Kapal Karam di Pantai Cibangbangan Sukabumi Diduga Milik Nazi

Sementara itu, Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD KBB, Duddy Prabowo mengatakan, setidaknya 15 rumah mengalami rusak ringan dalam kejadian tersebut.

“Dua RW yang ada di Desa Jayamekar, Kecamatan Padalarang yakni RW 15 dan 16 terimbas musibah angin puting beliung,” ungkapnya.

Baca Juga: Tragis! Pasien Corona Meninggal Gegara Keluarga Cabut Kabel Ventilator

Ia menyebut, setidaknya terdapat empat wilayah di Kab. Bandung Barat yang riskan terjadi angin puting beliung yakni Kecamatan Padalarang, Batujajar, Cililin dan Saguling.

“Berdasarkan data yang kami peroleh empat kecamatan tersebut secara geografis berada di wilayah yang datar dan dekat dengan aliran air,” jelasnya.

Baca Juga: Ustadz Ujang Bustomi Duel dengan Dukun Santet Garut, Terkapar sampai Dinding Jebol

Duddy mengimbau agar masyarakat senantiasa meningkatkan kewaspadaan pada musim pancaroba. Pasalnya, angin puting beliung bisa terjadi kapan saja tanpa bisa diprediksi.

“Mengingat saat ini merupakan peralihan musim dari penghujan ke musim kemarau, potensi angin kencang bisa terjadi sewaktu-waktu,” katanya.

(kro)