Pendaki yang Sempat Hilang di Gunung Guntur Garut Ditemukan, Begini Kondisinya

oleh -
Sejumlah petugas gabungan melakukan pencarian pendaki yang hilang di Gunung Guntur, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Minggu (5/7). Foto: ANTARA/HO-Polsek Tarogong Kaler

Pendaki yang Sempat Hilang di Gunung Guntur Garut Ditemukan, Begini Kondisinya

RADARBANDUNG.id- Seorang pendaki Gunung Guntur, Garut Jawa Barat yang sempat dilaporkan hilang sejak Sabtu (4/7), ditemukan selamat, Minggu (5/7).

Baca Juga: Cerita Teror Rumah Hantu di Cianjur, 10 Tahun Lalu Pernah Terjadi Pembunuhan

Afrizal (16), nama pendaki tersebut, ditemukan dengan kondisi tidak memakai baju di sekitar lokasi mata air Cikole, Gunung Guntur wilayah Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut.

Kapolsek Tarogong Kaler Iptu Masrokan mengatakan, Afrizal yang merupakan warga Kecamatan Cilawu, Garut itu ditemukan dengan kondisi sehat dan hanya memakai celana, tanpa baju.

“Memang korban saat ditemukan tidak pakai baju, karena menurut keterangannya saat ke luar dari tenda tidak pakai baju,” kata Masrokan.

Baca Juga: Ustadz Ujang Bustomi Duel dengan Dukun Santet Garut, Terkapar sampai Dinding Jebol

Ia menuturkan, pencarian korban yang hilang di Gunung Guntur itu melibatkan jajaran Kantor Pencarian dan Pertolongan Bandung, BPBD Garut, TNI, Polri, petugas BKSDA dan sukarelawan warga setempat.

Pencarian yang dibagi beberapa tim itu, kata Masrokan, akhirnya berhasil menemukan korban oleh warga setempat Entis (61) juga bagian dari tim pencarian yang melakukan pencarian di kawasan mata air Cikole, Gunung Guntur.

Baca Juga: Domba ‘Dajjal’ Bikin Geger!!

“Pak Entis melakukan pencarian di lokasi mata air Cikole, Pak Entis memanggil anak atas nama Afrizal, alhamdulillah pada saat dipanggil anak tersebut mendengar dan menghampirinya,” kata Masrokan.

Ia menyampaikan, selama operasi pencarian berjalan lancar, hingga akhirnya korban sudah diserahkan kepada orang tuanya di Cigarungsang, Kecamatan Cilawu, Garut.

“Korban sekarang sudah diserahkan ke keluarganya, kondisinya sehat, selamat,” katanya.

Sebelumnya, informasi yang dihimpun, peristiwa ini bermula saat Afrizal bersama empat temannya pergi mendaki untuk berkemah di Gunung Guntur pada Jumat (3/7) siang, lalu tiba dan memasang tenda sekitar pukul 18.00 WIB.