Pemkot Bandung Bisa Dirikan Check Point Lagi dan Tutup Jalan

oleh -
sekda-bandung-masih-pelajari-pergub-jabar-soal-sanksi-denda-pelanggar-protokol-kesehatan
Sekda Kota Bandung, Ema Sumarna

Pemkot Bandung Bisa Dirikan Check Point Lagi dan Tutup Jalan

RADARBANDUNG.id, BANDUNG- Kota Bandung naik level masuk zona biru level kewaspadaan Covid-19 berdasar hasil evaluasi Gugus Tugas Jabar.

Baca Juga: Kota Bandung Naik Level, tapi Cimahi, Kab. Bandung, KBB Merosot ke Zona Kuning Covid-19

Sekda Kota Bandung Ema Sumarna justru mencemaskan situasi dimana Kota Bandung kembali ke zona kuning.

Karenanya Ema kembali mengingatkan warganya dapat menerapkan protokol kesehatan. Dengan harapan, Kota Bandung tak lagi turun level, malah sebaliknya dapat naik ke zona hijau dari biru saat ini.

Baca Juga: 13 Juli Mulai Sekolah Offline, Kota Bandung Pastikan Tak Ikut

“Jangan euforia dengan label (zona biru) sekarang. Saya tidak ingin balik arah ke (zona) kuning atau merah. Makanya rekan–rekan di lapangan harus lebih optimal menyosialisaikan protokol kesehatan. Pokoknya hindari kerumunan,” ujar Ema kepada wartawan, Selasa (7/7/2020).

Jika masih terpantau adanya euforia, kerumuman yang dapat menyebabkan paparan virus covid- 19, Ema mengatakan, bakal berkoordinasi dengan Kepolisian untuk kembali menutup jalan guna membatasi kegiatan warga.

“Termasuk juga di Taman Dewi Sartika. Foto- foto memancing orang berkeruman. Kita atur lagi saja. Bila perlu kembali ditutup (jalan). Kita bicarakan dengan Kapolrestabes dan jajarannya bersama Kasatlantas. Untuk beberapa ruas jalan bila perlu tutup buka lagi. Jangan sampai terjadi transmisi,” tegasnya.

Baca Juga: 90 Pengelola Tempat Hiburan di Kota Bandung Ancang-Ancang Kembali Beroperasi

Tak hanya itu, Ema berencana kembali mendirikan check point. Tujuannya untuk memeriksa para warga dan pendatang atau pengunjung ke Kota Bandung.

“Sedang dipikirkan semacam check point lagi. Ada ring 1, ring 2 dan ring 3. Di ring 3 ini dari Dishub dan Satpol PP,” katanya.

Baca Juga: 190 Anak di Jabar Positif Corona, Gugus Tugas: Anak Jangan Dibawa Berwisata..!

Ema berharap, jika ada warga luar Kota Bandung berasal dari zona kuning atau hitam untuk memiliki kesadaran diri. Salah satunya dengan memiliki surat keteranagan bebas Covid–19 sehingga tidak terjadi penyebaran.

“Diharapkan kesadaran dari yang bersangkutan. Contohnya dari zona merah, memiliki inisiatif rapid test sampai swab. Jangan sampai menjadi potensi memaparkan,” katanya.

Atas hal tersebut, Ema memeritahkan OPD dan kewilayahan masif menyosialisasikan Perwal No. 37/2020 tentang Pedoman Pelaksanaan Adaptasi Kebiasaan Baru Dalam Rangka Pencegahan dn Pengendalian Corona Virus Desease 2019 (Covid-19).

“Dengan naiknya label ini bukan berarti kira leha-leha. Kita lebih ketat, idealnya menuju label lebih baik yaitu hijau dari level kewaspadaan ini,” tuturnya.

(mur)