Ridwan Kamil Minta Masyarakat Tak Cemas Soal Klaster Secapa TNI AD

oleh -
Gedung Sate dan DPRD Ditutup, Ridwan Kamil Cari Opsi Tempat Lain untuk Gelar Upacara 17 Agustus
Gubernur Jabar Ridwan Kamil (humasjabar)

Ridwan Kamil Minta Masyarakat Tak Cemas Soal Klaster Secapa TNI AD

RADARBANDUNG.id, BANDUNG- Klaster Covid-19 di Secapa TNI AD di Hegarmanah, Kota Bandung mencapai 1.262 orang. Pemprov Jabar segera melakukan pengetesan dan pelacakan penyebaran virus karena mayoritas yang terpapar berstatus Orang Tanpa Gejala (OTG).

Baca Juga:  1.262 Siswa Secapa AD Positif COVID-19, Ridwan Kamil Minta Maaf

Sebelumnya, Juru Bicara Pemerintah Untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto merilis data 1.262 orang di Secapa TNI AD Bandung tertular Covid-19. Terdiri dari peserta didik dan beberapa tenaga pelatih.

Dari jumlah itu, 17 orang dirawat di RS Dustira Cimahi. Ribuan siswa dan pengajar lainnya diisolasi di Secapa TNI AD.

Baca Juga: 17 Siswa Secapa AD Bandung Demam dan Sesak Napas, Ribuan Lainnya OTG Covid-19

Gubernur Jabar, Ridwan Kamil meminta masyarakat tak khawatir. Ia menganggap, orang dengan latar belakang militer punya fisik kuat dan disiplin tinggi dalam melakukan isolasi.

“Masyarakat jangan terlalu khawatir, kalau satu titik apalagi militer itu lebih disiplin dalam lokalisir karantinanya,” ungkapnya.

Baca Juga: Warga Sekitar Secapa AD Bandung Tolak Rapid Test

“Karena yang masuk ke lembaga pendidikan itu adalah orang yang sehat, kuat, masuk virus melalui respiratorinya, sembuhnya juga dari pengalaman Sukabumi (Setukpa) itu hampir 100 persen,” timpalnya.

Beredar informasi bahwa, penyebaran virus di klaster Secapa TNI AD berawal pada 21 Juni ketika siswa melaksanakan pesiar (libur). Kemudian, 25 Juni 3 siswa dan 1 PNS Perawat KSA Secapa AD berobat di Dustira. Saat di rapid test hasilnya reaktif, dan diswab pun positif.

Baca Juga: Klaster Secapa AD di Bandung, 1.262 Siswa Tertular COVID-19

Kemudian, dalam info di aplikasi pesan di kalangan wartawan, 30 Juni hasil rapid test terhadap 188 orang menunjukkan reaktif. Pemeriksaan lanjutan dengan metoda swab hasilnya 178 positif Covid-19.

Kemudian, 2 Juli, swab massal siswa dan organik 836, terdapat 669 orang postif Covid-19, hingga 7 Juli diperoleh data hasil swab 1.200 poitif Covid-19.