Meninggal karena Covid-19 Termasuk Mati Syahid?

oleh -
Kakek 63 Tahun di Bandung Barat Meninggal Positif Covid-19
Ilustrasi pemakaman pasien korban meninggal Covid-19 (ROBERTUS RIZKY/JAWA POS)

KORBAN jiwa berjatuhan setiap hari akibat Covid-19. Lantas, apakah benar orang yang meninggal terkena wabah penyakit berstatus mati syahid ?

KH Alawy Aly Imron dari Pondok Pesantren Nuur Al-Anwar Lamongan, Jawa Timur, mengatakan, pandemi yang terjadi hari ini tak lepas dari takdir Allah.

Wabah yang terjadi saat ini, juga pernah terjadi sejak zaman dulu. Menurut Kiai Alawy, Rasulullah Muhammad SAW juga telah mengingatkan bagaimana menyikapi sebuah wabah.

“Bagi orang yang menyikapi ini dengan baik, maka akan mendapatkan mati syahid,” kata Gus Awy, sapaan akrabnya, saat webinar yang diselenggarakan Technoe Institute, beberapa waktu lalu.

Gus Awy menjelaskan, mati syahid termasuk peringkat kematian yang sangat tinggi. Karena sangat tinggi, kata dia, maka tidak gampang untuk memperolehnya.

Syahid didapat setelah melakukan upaya pencegahan, bukan meremehkannya. Orang yang kena wabah karena kecerobohannya tak bisa mendapat derajat kematian syahid.

Baca Juga: GTPP Covid-19 KBB: Almarhum Hilmi Aminuddin Positif Hasil Swab Test

Menurut murid Sayyid Muhammad Al-Maliky ini, yang harus dilakukan dengan baik sesuai syariat di masa pandemi Covid-19 ini adalah menghindari terkena paparan wabah itu.

Jika ada orang terpapar corona, setelah berusaha menghindar sebaik-baiknya, atau karena tugas dia menolong proses penyembuhan orang yang terkena virus Covid-19, lalu orang itu meninggal sebab Covid-19 tadi, maka dia meninggal dalam keadaan syahid.

Baca Juga: Meninggal Terkonfirmasi Positif Covid-19, Kadis Kelautan Jabar Sempat Keluhkan Demam

Secara umum, lanjut Gus Awy, cara menghindari wabah adalah dengan menjaga kesehatan, memakai masker, physical distancing serta menghindari kerumunan.

Sebab, menurut dia, sikap menghadapi wabah itu bukan dengan dilawan, tapi dihindari. Bagi yang sudah terpapar virus corona, maka harus diobati semampunya.