Sekolah di Cimahi Belum Boleh Tatap Muka, Ortu Diminta Bersabar

oleh -
Disdik Bandung Barat Verifikasi SMP yang Ajukan Belajar Tatap Muka
Ilustrasi siswi sekolah (Puguh Sujiatmiko/Jawa Pos)

Sekolah di Cimahi Belum Boleh Tatap Muka, Ortu Diminta Bersabar

RADARBANDUNG.id, CIMAHI- Pemkot Cimahi belum akan menggelar kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka di sekolah, guna mencegah penularan Covid-19 di lingkungan sekolah.

Wali Kota Cimahi, Ajay M. Priatna mengatakan, Kota Cimahi masih berada di zona oranye virus corona. “Sekolah belum akan dilaksanakan dulu karena belum zona hijau. Sekarang kita masih zona oranye, jadi masih belum memungkinkan,” ungkap Ajay.

Sebagaimana diketahui, sebagian wilayah di Jabar sudah dibolehkan sekolah tatap muka di kecamatan zona hijau. Demikian halnya, kata Ajay, kecamatan di Cimahi belum ada yang masuk zona hijau. (Baca Juga: Ridwan Kamil Buka Sekolah di 257 Kecamatan Zona Hijau, Berikut Sebarannya)

Karenanya, Ajay mengkhawatirkan munculnya klaster baru di dunia pendidikan jika sekolah di Cimahi dipaksakan tatap muka. Hingga kemarin, tercatat 119 warga Cimahi terpapar virus corona, dengan 103 pasien sembuh, 4 meninggal dunia dan 12 positif aktif.

Baca Juga: Sekolah di KBB Sudah Bersiap Tatap Muka, Sediakan Wastafel dan Protokol Kesehatan

“Kita tidak tahu bagaimana aktivitas anak di luar rumah, belum lagi kontak mereka dengan teman-temannya. Kemarin ada kasus di Bengkulu, karena sekolah tatap muka ada 17 anak positif. Kita tidak mau seperti itu,” terangnya.

Ajay pun berharap orangtua dapat lebih sabar dalam mendidik anak di rumah. “Orangtua harus lebih sabar mendidik anak, kita paham dari segi ekonomi dan kondisi orangtua serba sulit. Yang kerja mungkin terganggu, tapi ini demi kebaikan anak-anak. Jangan sampai mereka boleh sekolah tapi malah positif Covid-19,” tandasnya.

(bie)