Jalur Wisata Lembang Mulai Diserbu Mobil dan Motor

oleh -
Kendaraan lepas dari kemacetan di Jalan Raya Lembang, Jumat (31/7/2020).

Jalur Wisata Lembang Mulai Diserbu Mobil dan Motor

RADARBANDUNG.id, LEMBANG – Di hari Raya Idul Adha 1441 Hijriyah tahun ini, volume kendaraan yang melintasi Jalan Raya Lembang, yang juga menjadi jalur wisata mulai meningkat.

Kendaraan padat merayap lebih dari 1 kilometer mulai dari perbatasan Kab. Bandung Barat dan Kota Bandung hingga ke area wisata Farm House dan The Great Asia Africa. Begitupun dari arah Lembang, baik mobil maupun sepeda motor.

Kepala Bagian Operasi (KBO) Satlantas Polres Cimahi, Iptu Duddy Iskandar menjelaskan, volume kendaraan saat ini diperkirakan sudah meningkat 40 persen.

“Sudah ada peningkatan volume kendaraan, tapi belum signifikan. Peningkatan sebetulnya masih dalam taraf normal,” ungkapnya, Jumat (31/7/2020).

Ia mengatakan, peningkatan volume kendaraan ditenggarai disebabkan meningkatnya kunjungan wisatawan ke kawasan wisata Lembang saat libur Idul Adha.

“Prediksi kami puncak kedatangan kendaraan wisatawan ke Lembang sore dan malam. Kalau pagi sampai siang mungkin masih ada yang silaturahmi ke keluarga atau ada yang penyembelihan hewan kurban,” terangnya.

Duddy menyebut, peningkatan volume kendaraan saat libur Idul Adha diperkirakan bisa mencapai 75 persen. Hal tersebut lantaran wisatawan masih terus berdatangan, diprediksi hingga Sabtu dan Minggu.

“Pengunjung didominasi dari luar Kota Bandung dan sekitarnya, seperti Jakarta, Bogor, Karawang, Cianjur, Purwakarta, dan daerah lainnya,” jelasnya.

Baca Juga: Wisatawan Luar Jabar Mulai Diizinkan Masuk Lembang

Sementara itu, untuk mengatasi kepadatan lalu lintas, pihaknya sudah menyiapkan cara bertindak (CB) kanalisasi pengalihan arus dan pemberlakuan oneway.

“Kalau ada kepadatan dari arah Lembang atau Bandung akan ada CB one way dan kanalisasi pengalihan arus,” katanya.

Baca Juga: Polda Jabar Prediksi Kepadatan Arus Lalu Lintas Saat Long Weekend Idul Adha 

Selain memasang traffic cone, tolo-tolo, dan water barrier, pihaknya menyiagakan personel yang juga standby di lokasi area rawan kemacetan.

“Petugas bersiaga sambil memantau arus lalu lintas yang terjadi sepanjang hari terutama di kawasan rawan macet,”pungkasnya.

(kro)