KH. Hasan Nuri Hidayatullah: MUI Perlu Tokoh dalam Meningkatkan Peran Shodiqul Hukumah

oleh -
KH. Hasan Nuri Hidayatullah: MUI Perlu Tokoh Dalam Meningkatkan Peran Shodiqul Hukumah
KH. Hasan Nuri Hidayatullah

RADARBANDUNG.id, BANDUNGMajelis Ulama Indonesia (MUI) sebagai Himayatul Ummah telah melakukan langkah strategis dan konkret melindungi umat Islam dari hal-hal buruk.

Demikian diungkapkan Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul ulama (PWNU) Jabar, KH Hasan Nuri Hidayatullah.

Langkah strategis itu, seperti melindungi umat Islam dari makan dan minuman haram.

Memberantas kebodohan dan kemiskinan serta mencegah bahaya paparan paham radikal dan terorisme.

Sebagai Shodiqul Hukumah, dikatakannya, MUI sudah menjalankan berbagai program kerja yang saling mengisi dan melengkapi dengan program pemerintah.

Seperti bekerjasama dengan berbagai kementerian dan lembaga pemerintah untuk membantu meringankan beban dan tanggung jawab melalui sejumlah program mencakup bidang keagamaan.

Disamping itu, dakwah, halal, kerukunan umat beragama, pendidikan, ekonomi dan keuangan syariah, kesehatan, kependudukan, hingga masalah penyalagunaan narkoba.

Rakernas V, MUI mendorong seluruh elemen, khususnya pimpinan MUI di seluruh jenjang untuk kembali memperkokoh Ukhuwwah Islamiyah.

Ukhuwwah Wathaniyyah dan Ukhuwwah Insaniyah, serta memperteguh posisi MUI sebagai Khadimul Ummah dan Shodiqul Hukumah.

Pengasuh Pondok Pesantren Asshiddiqiyah 3 Karawang itu juga menuturkan, sejak dibentuk pertama kali, MUI sudah menempatkan di tengah-tengah antara masyarakat dan pemerintah.

Baca Juga: MUI Jabar Kutuk Keras Insiden Penusukan Syekh Ali Jaber

Di masyarakat, MUI berlaku sebagai Himayatul Ummah atau pelindung umat. Sedangkan bagi pemerintah, menjadi mitra atau Shaqidul Hukumah.