Wakil Ketua DPRD Kota Bandung Angkat Suara Soal Penangkapan Terduga Penista Agama

oleh -
Edwin Senjaya

RADARBANDUNG.id, BANDUNG – Wakil Ketua DPRD Kota Bandung, Edwin Senjaya meminta warga tidak terprovokasi atas video ihwal dugaan penistaan agama yang dilakukan Apollinaris Darmawan. Video Apollinaris Darmawan yang tersebar diberbagai lini media sosial (medsos) itu memancing reaksi keras publik. Polrestabes Bandung pun bertindak cepat dan menangkap pelaku di kawasan Jalan Jatayu, Kecamatan Cicendo, Kota Bandung, akhir pekan kemarin.

“Warga jangan terprovokasi soal beredarnya video, tangkapan layar cuitan dari pelaku yang diduga penista agama Islam tersebut. Saat ini pelaku sudah diamankan aparat kepolisian,” ujar Edwin melalui pesan singkat, Kota Bandung, Minggu (9/8).

Edwin menyesalkan atas kasus tersebut. Ia berharap kedepan tidak terulang kejadian serupa, termasuk di Kota Bandung. Pasalnya, warga kota kembang majemuk, hidup berdampingan dan saling menghormati dalam bingkai keberagaman.

“Kasus-kasus penodaan agama seperti ini yang mengancam kerukunan dan persatuan anak bangsa. Semoga setelah penangkapan pelaku, kasus penistaan agama seperti ini tidak terulang kembali,” tegasnya.

Edwin mengapresiasi gerak cepat aparat kepolisian menangkap pelaku. Ia kembali meminta, umat Islam tidak perlu terpancing dan tetap tenang serta menyerahkan kasus tersebut kepada aparat Kepolisian.

“Proses hukum harus tetap berjalan agar pelaku jera dan tidak mengulangi perbuatannya,” imbuhnya.

Edwin menegaskan, di bumi NKRI yang berlandaskan Pancasila dan UUD 1945 tidak boleh terjadi pelecehan dan penghinaan kepada agama serta umat manapun. Persatuan dan kesatuan antarumat beragama harus terus dijaga. Rasa saling menghormati dan menghargai sebagai dasar toleransi jangan sampai luntur demi kokohnya bangsa.

“Seharusnya setiap umat beragama saling menghormati satu sama lain dan saling toleransi sebagai ciri budaya bangsa Indonesia,” pungkasnya.

(arh)