Jawa Barat Paling Banyak Terima Keluhan Terkait Bansos

oleh -
Jawa Barat Paling Banyak Terima Keluhan Terkait Bansos
Ilustrasi: Driver ojek online saat membantu menyalurkan bantuan sosial covid-19 di Jabar. (humasjabar)

Jawa Barat Paling Banyak Terima Keluhan Terkait Bansos

RADARBANDUNG.id- KPK meminta Pemda serius menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait penyaluran bansos yang disampaikan melalui aplikasi JAGA Bansos.

Sebab, berdasarkan catatan KPK pada Jumat (7/8), masih ada 54 laporan masyarakat yang belum direspons Pemda.

“Setiap keluhan yang masuk akan diverifikasi tim JAGA Bansos maksimal dalam waktu tiga hari,” ujar Plt juru bicara KPK, Ipi Maryati dalam keterangannya, Selasa (11/8).

“Setelah itu, tim akan meneruskan keluhan kepada pemda atau instansi terkait untuk ditindaklanjuti,” sambungnya.

KPK Terima 894 keluhan Bansos

Juru bicara KPK bidang pencegahan ini menyebut, dalam waktu paling lama tujuh hari kerja Pemda atau instansi terkait wajib merespons keluhan apakah telah diterima dan sedang proses tindak lanjut dengan mengubah status penanganan keluhan pada aplikasi JAGA.

“Berdasarkan laporan yang diterima JAGA Bansos per 7 Agustus 2020, KPK menerima total 894 keluhan terkait penyaluran bansos. Yang paling banyak dikeluhkan masyarakat adalah tidak menerima bansos meskipun telah mendaftar, yaitu berjumlah 369 keluhan,” ucap Ipi.

6 Topik keluhan dalam penyaluran Bansos

Enam topik keluhan lainnya, yang juga disampaikan pelapor, yaitu bantuan tak dibagikan aparat kepada penerima bantuan ada 100 laporan.

Selanjutnya, bantuan dana yang diterima jumlahnya kurang dari yang seharusnya sebanyak 73 laporan, nama di daftar bantuan tidak ada (penerima fiktif) 45 laporan.

“Kemudian, mendapatkan bantuan lebih dari satu berjumlah 9 laporan, bantuan yang diterima kualitasnya buruk 6 laporan, seharusnya tidak menerima bantuan tetapi menerima bantuan 5 laporan, dan selebihnya 287 laporan dengan beragam topik lainnya,” ujar Ipi.

Baca Juga: Curhat Warga KBB Soal Bansos Diduga Disunat Rp 1,2 Juta oleh Pihak Desa

Pelaporan ditujukan kepada 243 Pemda

Ipi berujar, keluhan disampaikan 784 pelapor kepada 243 Pemda, terdiri dari 19 pemerintah provinsi dan 224 pemerintah kab/kota.

Menurut Ipi, provinsi yang paling banyak menerima keluhan adalah Jawa Barat dengan total 197 keluhan, meliputi 26 Pemda.

Baca Juga: Polda Jabar Usut 13 Kasus Dugaan Penyelewengan Bansos Covid-19 di Daerah Ini

“Berikutnya Jawa Timur total 149 keluhan di 26 pemda dan Jawa Tengah 78 keluhan di 29 pemda,” sebut Ipi.

Dari total 894 keluhan, lanjut Ipi, 375 laporan telah selesai ditindaklanjuti Pemda terkait, 207 laporan sedang dalam proses tindak lanjut.

Sementara itu, 119 laporan masih dalam proses verifikasi dan 139 lainnya masih menunggu konfirmasi dan kelengkapan informasi dari pelapor.

Baca Juga: Camat Hingga Ketua RT di Jabar Diduga Selewengkan Bansos Covid-19

Ipi menyatakan, masyarakat dapat menyampaikan keluhannya secara langsung melalui gawai dengan mengunduh aplikasi JAGA di Play store dan App store untuk sistem operasi android ataupun iOs.

Selain melalui gawai, masyarakat juga bisa mengakses JAGA melalui situs https://jaga.id.

“JAGA Bansos merupakan fitur tambahan dalam platform pencegahan korupsi, JAGA diinisiasi KPK untuk menampung keluhan masyarakat terkait penyimpangan/penyalahgunaan penyaluran bansos,” katanya.

“Selain itu, fitur ini juga menyediakan informasi panduan ringkas tentang bansos sebagai edukasi untuk masyarakat,” pungkas Ipi.

(jpc)