ASN Dinkes KBB Pun Terpapar COVID-19, Gedung A dan C Pemkab Lockdown

oleh -
Kasus Covid-19 di Pemkab Bandung Barat, Penutupan Gedung A dan C Diperpanjang
Suasana di gedung C komplek Pemda Bandung Barat, Rabu (12/8/2020). Foto: Hendra Hidayat/ Radar Bandung

ASN Dinkes KBB Pun Terpapar COVID-19, Gedung A dan C Pemkab Lockdown

RADARBANDUNG.id, PADALARANG- Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas Kesehatan (Dinkes) Kab. Bandung Barat (KBB) terkonfirmasi positif COVID-19.

Total 5 ASN KBB Positif Covid-19

Hingga saat ini, setidaknya lima orang ASN terpapar virus Corona.

Sebelumnya, empat ASN telah dinyatakan positif berdasarkan hasil swab test dan tengah menjalani isolasi mandiri.

Dari 4 ASN itu, 2 di antaranya bekerja di Dinas Perikanan dan Peternakan dan 2 lainnya di Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora).

Kepala Dinkes Bandung Barat, Hernawan Widjayanto menjelaskan, pihaknya intensif melakukan test swab terhadap 3 dinas yang terdapat ASN terpapar COVID-19.

“Tadi kita sudah melakukan tes swab bagi ASN di Dinkes dan Dispora KBB,” katanya saat dihubungi Radarbandung.id, Kamis (13/8/2020).

Hernawan menyebut, hal tersebut dilakukan sebagai upaya mengurangi resiko penyebaran akibat kontak erat dengan pasien positif COVID-19.

“Kita langsung melakukan tracing dan tracking terhadap pasien yang positif dengan melacak sempat kontak dengan siapa saja,” jelasnya.

Pemda KBB diminta lebih utamakan tindakan preventif

Sementara itu, Ketua Panja DPRD, Bagja Setiawan meminta Pemkab Bandung Barat lebih mengutamakan tindakan preventif guna menghindari penyebaran virus yang lebih luas.

“Untuk saat ini, saya menilai Pemkab Bandung Barat reaktif ketika sudah ada kasus positif,” imbuhnya.

Baca Juga: Pelayanan Adminduk Dukcapil di Gedung C Pemda KBB Dihentikan, Buntut ASN Positif COVID-19

Hanya saja, ia menilai, Gugus Tugas COVID-19 KBB tidak melakukan koordinasi yang intensif dengan Panja terkait penanganan COVID-19. Selain itu, berbagai rekomendasi dari Panja tak digubris.

“Terpaparnya ASN KBB oleh COVID-19 merupakan preseden buruk dan salah satu bukti bahwa Pemkab Bandung Barat tidak mempunyai langkah-langkah antisipatif,” katanya.

Baca Juga: Pasien Positif Covid-19 Usia 63 Tahun di Bandung Barat Meninggal Dunia

Lockdown di Gedung A dan C Komplek Pemda KBB

Terpisah, Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna mengatakan, telah mengeluarkan keputusan melakukan karantina wilayah (lockdown), menutup pelayanan di dua gedung di komplek Pemkab Bandung Barat, yakni gedung A dan  C guna mencegah meluasnya penularan COVID-19 di antara ASN.

“Ya kita sudah tutup sementara dua gedung untuk 14 hari. Karena memang ada lima PNS yang positif COVID-19. Pelayanan juga dialihkan secara online,” ungkap Umbara via ponsel.

Baca Juga: Lagi, 2 ASN Bandung Barat Terpapar Covid-19, Belasan Reaktif

Penutupan dua gedung itu, praktis membuat PNS yang bertugas di dinas di gedung itu akhirnya menerapkan Work From Home untuk dua pekan ke depan.

“Semua PNS yang tugas di dinas di dalam gedung itu WFH juga untuk 2 minggu. Semua eselon tanpa terkecuali WFH, kerja secara online,” terangnya.

(kro)