Jakarta PSBB Total Lagi, Jabar Bagaimana?

oleh -
Petugas gabungan memeriksa kendaraan yang memasuki Kota Bandung saat PSBB di Jalan Pasteur, Kota Bandung. (foto: TAOFIK ACHMAD HIDAYAT/RADAR BANDUNG)

RADARBANDUNG.id, BANDUNG- Pemprov Jabar belum memutuskan untuk mengikuti langkah Pemprov DKI Jakarta yang akan kembali memberlakukan PSBB total mulai 14 September 2020.

Padahal, ada beberapa daerah di Jabar yang berbatasan langsung hingga saat ini mengikuti kebijakan DKI Jakarta, seperti Kab. Bogor, Kota Bogor, Kota Depok, Kab. Bekasi, dan Kota Bekasi (Bodebek).

Wilayah-wilayah itu masih menerapkan PSBB proporsional hingga 29 September 2020.

Sekretaris Gugus Tugas Jabar, Daud Achmad mengatakan, dari hasil rapat terakhir, belum membahas kemungkinan PSBB seperti di DKI Jakarta.

Namun, yang mengemuka pembatasan aktivitas skala mikro/tingkat kecamatan.

“Pak gubernur juga ke bupati/wali kota menekankan PSBM (pembatasan sosial berskala mikro), skala mikro dan komunitas,” terangnya.

Baca Juga: Jakarta PSBB Lagi Seperti Awal Pandemi, Pergerakan Orang Keluar Masuk?

“Bodebek sekarang PSBB proporsional, ada zona zona. Nanti apakah bupati wali kota akan menyesuaikan, baru kita bisa memutuskan (apakah mengikuti kebijakan DKI Jakarta atau tidak),” timpalnya.

Sejauh ini, di wilayah Kota Bogor sudah ditetapkan jam malam. Kebijakan Wali Kota Bogor, Bima Arya diapresiasi Gubernur Jabar, Ridwan Kamil.

Bahkan, daerah-daerah yang memiliki kasus tinggi disarankan untuk mengikuti kebijakan serupa.

Baca Juga: Jakarta PSBB Total Lagi

“Kota Bogor diapresiasi gubernur terkait jam malam. PSBM jam 9 sampai 11.30 malam keliling, kerumunan dibubarkan, kafe yang buka didenda,” ungkapnya.

“Tapi kalau kita melihat ke belakang, apapun yang dilakukan DKI, gubernur bilang miroring dengan DKI. Apa yang dilakukan DKI, selama itu baik kita bercermin ke sana,” pungkasnya.

(ysf)