Kata Tetangga, Penusuk Syekh Ali Jaber Tidak Gila, Istrinya Baru Melahirkan

oleh -
Kata Tetangga, Penusuk Syekh Ali Jaber Tidak Gila, Istrinya Baru Melahirkan
Alfian Andrian, pelaku penusukan Sykeh Ali Jaber

Kata Tetangga, Penusuk Syekh Ali Jaber Tidak Gila, Istrinya Baru Melahirkan

RADARBANDUNG.id, LAMPUNG- Seorang pengguna media sosial Welza Onistia menyebut Alfin Andrian, penusuk Syekh Ali Jaber tidak gila.

Pemilik akun @welzaonistia menyebut Alfin Andrian tetangga gangnya di Tamin, Tanjungkarang Pusat, Bandarlampung.

Istri penusuk Syekh Ali Jaber baru melahirkan 

Ia menyebut Alfin sudah berkeluarga. Ia memiliki seorang istri yang baru melahirkan.  Namun Alfin tak punya pekerjaan tetap.

Ia meyakini Alfini disuruh dan dibayar untuk menusuk Syek Ali Jaber karena butuh uang.

“Tetangga gang rumah gue ini, dia gak gila. Dia masih waras. Pasti dia disuruh dan dibayar buat nusuk syekh karena istrinya baru ngelahirin. Dia kagak ada pemasukan dana, kerja juga kagak,” kata @welzaonistia.

Kata Tetangga, Penusuk Syekh Ali Jaber Tidak Gila, Istrinya Baru Melahirkan

Mayoritas warganet tidak percaya Alfin Andrian gila.

Selain karena penampilannya cukup rapih dan bersih, penusuk Syek Ali Jaber itu juga aktif di media sosial. Bahkan, dia sering selfi, bermain musik dan nyanyi di kafe.

Sementara itu, apa yang disampaikan pemilik akun @welzaonistia tersebut ditepis Jumawan, Ketua RT 007, Kelurahan Sukajawa, Kecamatan Tanjungkarang Barat, Bandarlampung.

“Setahu saya dia ini masih bujang dan tinggal di sini bersama kakeknya,” ucap Jumawan.

Menurutnya, Alfin baru seminggu tinggal di rumah kakeknya di Jalan Tamin, Gang Kemiri, Kelurahan Sukajawa.

Selama ini, kata dia, Alfin tinggal di Mesuji bersama pamannya dan baru seminggu lalu dia datang ke kediaman kakeknya di Jalan Tamin, Sukajawa.

Baca Juga: Detik-detik Syekh Ali Jaber Ditusuk Saat Ceramah di Lampung, Ini Videonya

“Dia memang kelahiran sini, tapi selama ini dia tinggal sama pamannya di Mesuji,” terang Jumawan.

Jumawan mengaku tidak tahu apakah Alfian mengalami gangguan jiwa, seperti yang disampaikan ayahnya.