Odading Mang Oleh yang Lagi Viral di Bandung, Kebanjiran Pembeli..!!

oleh -
Odading Mang Oleh yang Lagi Viral di Bandung, Kebanjiran Pembeli
Tampak antrean mengular yang sedang membeli 'Cakweh & Odading Nusa Satu - Pak Soleh' di Jalan Baranangsiang, Kota Bandung, Selasa (15/09/2020). (NUR FIDHIAH SHABRINA/RADAR BANDUNG)

RADARBANDUNG.id, BANDUNG- Pasca ramai di media sosial, keberadaan odading ‘Mang Oleh’ langsung diburu warga Bandung.

Gerobak biru muda dengan baliho bertuliskan ‘Cakweh & Odading Nusa Satu – Pak Soleh’ sejak tiga hari lalu selalu ramai pembeli yang penasaran dengan rasa odadingnya.

Odading mang Oleh berlokasi di Jalan Baranangsiang, persisnya di samping Gedung Kesenian Rumentang Siang.

Antrean pembeli mengular, mereka penasaran dengan odading yang di review Ade Londok, netizen yang memviralkan makanan itu dengan bahasanya yang ‘nge gas’.

Odading Mang Oleh yang Lagi Viral di Bandung, Kebanjiran Pembeli..!

Soleh, pemilik ‘Cakweh & Odading Nusa Satu – Pak Soleh’ mengaku tidak menduga dagangannya bisa viral.

Pasalnya, ia hanya berjualan odading dan cakwe pada umumnya.

Hanya saja, dibandingkan yang lain, odading dan cakwe mang Oleh memiliki bentuk yang lebih besar.

Saat viral di media sosial dan diburu pembeli, penjualan odading dan cakwe meningkat tiga kali lipat, wow!

Odading Mang Oleh yang Lagi Viral di Bandung, Kebanjiran Pembeli..!

Baca Juga: Kuliner | Kedai Makan Ikan Bakar Enak di Bandung

Dalam sehari, ia bisa menghabiskan 100 kg tepung terigu.

“Biasanya setiap hari cuma 30-40 kg terigu saja. Tapi sudah 3 hari ke belakang langsung ramai lagi,” kata Soleh di temui di lokasi, Selasa (15/09).

Odading dan cakwe di sini dijual Rp 1.500 per buah. Odading dan cakwehnya dimasak ketika pembeli datang.

Odading Mang Oleh yang Lagi Viral di Bandung, Kebanjiran Pembeli..!

Baca Juga: Kuliner | Kerja Santai di Kedai H04 Halmahera Bandung

Hanya saja, saat ini Soleh harus mempersiapkannya lebih dulu karena pembeli yang membludak.

Ia katakan, pembeli mulai datang dari pukul 10.00 WIB. Mereka rela ngantre panjang demi bisa mencicipi odading dan cakwe mang Oleh.