Paslon Pilbup Bandung 2020 Boleh Gelar Konser Musik saat Kampanye

oleh -
Paslon Pilbup Bandung 2020 Boleh Gelar Konser Musik saat Kampanye
Ketua KPU Kabupaten Bandung, Agus Baroya

Paslon Pilbup Bandung 2020 Boleh Gelar Konser Musik saat Kampanye

RADARBANDUNG.id, KABUPATENBANDUNG KPU RI memperbolehkan pelaksanaan kampanye Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 dibarengi konser musik.

Namun, selain harus menerapkan protokol kesehatan, kampanye dengan konser itu juga harus mendapatkan izin keramaian dari pihak terkait.

Ketua KPU Kab. Bandung, Agus Baroya mengatakan, bentuk kampanye di pemilihan bupati/wakil bupati (Pilbup) Bandung 2020 masih sama seperti Pilkada tahun-tahun sebelumnya.

Hanya saja, lebih mengatur tentang penerapan protokol kesehatan secara lebih detail.

“Misalnya, ada pertemuan terbatas, ada tatap muka dan dialog, ada penggunaan Alat Peraga Kampanye (APK), ada rapat umum dan sebagainya,” ujarnya via Ponsel, Kamis (17/9).

“Hal itu ada di dalam PKPU 10. Tentunya semua itu harus menerapkan protokol kesehatan,” tambahnya.

Terkait dengan kampanye dalam bentuk konser, secara normatif itu memang masih diperbolehkan.

Hanya saja, KPU RI membatasi jumlah pesertanya hanya sebanyak 100 orang. Dan tentunya, harus mendapatkan izin dari pihak terkait, seperti kepolisian.

Baca Juga: Pilkada 2020, Kampanye Akbar Terbuka di Tempat Umum Diperbolehkan, Ini Aturannya

“Kalau misalnya pihak terkait tidak mengizinkan, ya itu bukan kewenangan KPU,” katanya.

Selanjutnya, terkait kampanye di media sosial, Agus mengaku belum menindaklanjutinya secara teknis. Tapi, kampanye di media sosial sudah ada dari dulu.

Baca Juga: Kampanye Pilkada 2020 Dilakukan Daring, Maksimal 20 Orang

Dimana, KPU akan meminta akun resmi dari bakal pasangan calon (Bapaslon), kemudian akun itu akan dimonitor dan di kontrol konten-kontennya

“Tapi, memang belum kita sampaikan kepada Bapaslon, karena masih ada beberapa hari untuk kita mengadakan rapat tentang kampanye,” pungkas Agus.

(fik/radarbandung.id)