Surat Nikah dan Cerai Inggit-Soekarno Dijual Rp 25 Miliar, Kebanjiran Peminat

oleh -
Ahli Waris akan Serahkan Surat Cerai-Nikah Inggit-Soekarno ke Negara
DOKUMEN BERSEJARAH: Surat perjanjian cerai Inggit Garnasih dan Soekarno. Mereka bercerai pada 1943. (INSTAGRAM INDOPOPSTORE)

Disinggung soal alasan Tito menjual warisan miliknya tersebut, Yulius mengaku tak tahu-menahu.

Saking membeludaknya interes, akhirnya Popstoreindo harus menghapus unggahan tersebut. “Kami kewalahan,” ucapnya.

Kendati peminat begitu banyak, Yulius memberikan syarat bahwa uang harus ada terlebih dahulu. Sehingga tak sembarang orang bisa menawar.

”Ini jual santai juga. Jadi ya tidak buru-buru harus cepat terjual,” ujarnya.

Dihubungi terpisah, Direktur Pengolahan Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) Agus Santoso mengaku sudah mendengar kabar penjualan arsip bernilai sejarah tersebut.

Pihaknya pun telah menindaklanjuti agar arsip itu tidak jadi dijual dan arsip bisa diserahkan kepada ANRI.

“Kami akan mencoba melakukan pendekatan kepada pihak-pihak yang ingin menjual arsip tersebut,” ujarnya.

Selain itu, kata dia, sejatinya jual beli arsip yang memiliki nilai kesejarahan merupakan perbuatan yang dilarang. Seperti yang tertuang dalam UU 43/2009 tentang Kearsipan pasal 87.

Ada sanksi pidana dan denda hingga Rp 500 juta.

“Sesuai pasal tersebut, mareka yang menjual arsip akan dikenai sanksi pidana. Namun, kami akan melakukan lobi-lobi supaya arsip tersebut dapat dilestarikan di ANRI,” paparnya.

ANRI juga akan memberikan semacam “ganti rugi” sesuai dengan kemampuan lembaga bila pihak tersebut berkenan.

Nantinya, saat arsip tersebut mau diserahkan ke ANRI, pihaknya akan melakukan otentikasi terhadap arsip tersebut.

Baik mengenai kertas, tinta, maupun tulisannya. Salah satu caranya dengan uji laboratorium. “Nanti kami scan dulu,” katanya.

(jpc)