Peneliti ITB Beber Skenario Terburuk Potensi Tsunami 20 Meter

oleh -
Tetap Waspada! LIPI Sebut Gempa dan Tsunami Raksasa akan Berulang
Ilustrasi tsunami (pixabay).

RADARBANDUNG.id- GURU besar Seismologi ITB Sri Widiyantoro bersama rekan penelitinya melaporkan hasil penelitian skenario terburuk terkait potensi tsunami 20 meter.

Menurutnya, bencana pantai Selatan Jawa dapat menjadi nyata jika dua segmen megathrust pecah bersamaan.

“Jika sumber (gempa) sebelah Barat dan Timur pecah bersamaan, (Tsunami) 20 meter sebelah Barat dan 12 meter sebelah Timur dapat terjadi,” ungkap Widiyantoro, Rabu.

“Dan sebagiannya itu menjadi lebih tinggi atau rata-ratanya mencapai kira-kira 4,5 meter atau 5 meter,” timpalnya.

Tsunami bisa mencapai ketinggian 20 meter

Penelitian berjudul Implications for Megathrust Earthquakes And Tsunamis from Seismic Gaps South of Java Indonesia menyampaikan soal skenario kasus terburuk tersebut.

Dimana dua segmen megathrust yang membentang di Jawa pecah secara bersamaan.

Itu menunjukkan bahwa, ketinggian tsunami dapat mencapai 20 meter dan 12 meter pada pantai selatan Jawa Barat dan Jawa Timur, dengan ketinggian maksimum rata-rata 4,5 m pada sepanjang pantai selatan Jawa.

Penelitian Widiyantoro dan rekannya itu menunjukkan adanya segmen megathrust pada Timur pantai Selatan Jawa.

Sementara itu, peneliti lain sebelumnya telah melaporkan soal keberadaan segmen Barat pantai Selatan Jawa.

Dalam laporan hasil penelitian itu, peneliti melakukan simulasi selama 300 menit hingga memeroleh skenario kasus terburuk dari berbagai skenario.

Widiyantoro menuturkan ada celah seismik yang jelas pada Selatan Pulau Jawa dengan kedalaman kurang dari 30 kilometer.

Celah seismik bisa menjadi sumber potensial gempa bumi 

Celah seismik itu dapat menjadi sumber potensial gempa bumi megathrust pada masa mendatang.

“Ada area mengalami ‘locking’, mestinya bergerak tapi terkunci. Yang terkunci itu menyebabkan akumulasi energi,” ujarnya.

“Kalau energinya sudah besar, kuncinya tidak kuat maka energinya lepas dan muncul megathrust,” sambungnya.

Baca Juga: Ridwan Kamil Respons Riset ITB soal Potensi Tsunami 20 Meter di Selatan Pulau Jawa

Pakar geologi gempa bumi dan geotektonik Pusat Penelitian Geoteknologi LIPI, Danny Hilman Natawidjaja mengatakan adanya potensi gempa dan tsunami besar Selatan Jawa bukan merupakan isu baru.

Baca Juga: Tetap Waspada! LIPI Sebut Gempa dan Tsunami Raksasa akan Berulang

Dalam suatu acara (San Fransisco pada 2013), Danny pernah memaparkan tentang adanya celah seismik Mentawai dan Jawa.

“Jadi kalau identifikasi sudah sejak tujuh tahun lalu jadi penelitian kawan adalah update dari isu yang lama dengan riset yang mendalam,” ujarnya.

Baca Juga: Soal Potensi Gempa dan Tsunami 20 Meter, Ini Pesan Penting BMKG

Ia katakan, sekarang ada konfirmasi bahwa, selain Mentawai ternyata Selatan Jawa juga memang benar ada celah seismik.

Hal itu menunjukkan ada potensi megathrust Selatan Jawa yang juga seperti Mentawai dengan tsunami yang bisa besar.

(antara/jpnn)