Sold Out! Saat Resesi, Podomoro Park Jual Habis Flower Garden House

oleh -
Sold Out! Saat Resesi, Podomoro Park Jual Habis Flower Garden House
Flower Garden House tahap II hadir dengan fasad segar berdesain modern tropis yang lebih natural dengan lebih banyak elemen batu dan kayu. (Dok. Podomoro Park)

RADARBANDUNG.id – Tekanan pandemi menyebabkan ekonomi Indonesia terpukul dan dipastikan mengalami resesi.

Sejumlah sektor usaha terdampak, tak terkecuali sektor konstruksi yang di dalamnya termasuk properti yang pertumbuhannya menurun.

Namun, tidak semua pengembang merosot penjualannya, pengembang terdepan dan terpercaya Agung Podomoro Land justru berjaya dengan kawasan Podomoro Park Bandung.

Hunian resort di kawasan sunrise property Bandung Selatan ini berhasil menjual habis klaster Flower Garden House tahap I dengan daya tarik keindahan taman tabebuya dan clubhouse mewahnya.

Dengan sold out-nya klaster Flower Garden House tahap I, ini menunjukkan besarnya animo konsumen yang berbanding terbalik dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang negatif.

Apalagi, pandemi tak kunjung usai karena menunggu uji klinis vaksin yang kemungkinan baru bisa diproduksi dan didistribusikan kepada masyarakat paling cepat akhir tahun ini atau awal tahun 2021.

Dapatkan e-Brochure Lengkap melalui WhatsApp 0813 8888 2700 atau Telepon 022 7152 0888.

  • Sold out di masa resesi, kok bisa?

Masyarakat Indonesia semakin melek investasi. Ketika saham, obligasi, dan reksadana berisiko tinggi karena terlalu fluktuatif.

Sementara investasi logam mulia memang sedang menarik, tapi harganya yang terus melambung dan ketika dijual kembali dalam waktu dekat, selisih harganya jauh lebih rendah.

Oleh karena itu, masyarakat lebih memilih properti, sebab investasi yang kebal terhadap resesi, aset yang aman, minim risiko, produktif, bahkan imbal hasil terukur dalam jangka panjang.

Dalam kondisi krisis kesehatan seperti sekarang ini, Podomoro Park Bandung menjadi solusi sebagai rumah sehat yang menunjang seluruh aspek kehidupan, terutama kesehatan, keamanan,juga investasi terbaik.

Dibangun oleh Agung Podomoro Land(APL) tentunya akan memberikan ketenangan kepada konsumen karena sudah eksis selama 51 tahun dengan ratusan proyek yang telah disampaikan kepada konsumen dengan sempurna.

APL pun terbukti berhasil melalui berbagai krisis besar, seperti krisis moneter tahun 1998, krisis keuangan tahun 2008, dan krisis kesehatan tahun 2020.

Di tengah pandemi dan resesi pun, APL melalui Podomoro Park Bandung membuktikan diri mampu mengantisipasi dan beradaptasi lebih awal dengan pendekatan digital kepada konsumen. Progres pembangunan pun tidak terhambat dan lancar sesuai jadwal.

Dapatkan e-Brochure Lengkap melalui WhatsApp 0813 8888 2700 atau Telepon 022 7152 0888.

Podomoro Park akan menjadi kawasan transit oriented development (TOD) dengan hadirnya stasiun LRT di depan kawasan. (Dok. Podomoro Park)

Direktur Pemasaran PT Agung Podomoro Land, Tbk (APL) Anak Agung Mas Wirajaya menegaskan, nilai investasi Podomoro Park juga dipastikan melejit karena pemerintah pusat sudah memproyeksikan Jakarta dan Bandung sebagai sentral pertumbuhan ekonomi Indonesia sebagai the next megapolitan city.

Hal itu akan segera terwujud ketika pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung rampung dengan waktu tempuh menjadi sekitar 36 menit.

Dari stasiun kereta cepat di tengah Kota Bandung, Anda bisa melanjutkan perjalanan dengan kereta LRT menuju stasiun LRT di depan kawasan Podomoro Park hanya 15 menit.

Maka, total waktu tempuh Jakarta-Podomoro dengan moda transportasi masa depan tersebut hanya kurang dari 1 jam saja.

Kereta cepat juga akan menumbuhkan titik-titik pertumbuhan baru, termasuk transit oriented development (TOD) dengan hadirnya stasiun LRT di depan kawasan Podomoro Park yang terkoneksi dengan kereta cepat Jakarta-Bandung.

“Dengan budaya WFH dan remote working kemungkinan akan terus berlangsung lama, betapa sangat memungkinkan Anda bekerja di Jakarta dan tinggal di Bandung,” ujar Agung Wirajaya.